KONI Lampung berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan KONI daerah, demi kelancaran pelaksanaan agenda-agenda olahraga daerah yang strategis, untuk pembinaan dan peningkatan prestasi atlet diseluruh Lampung.
KONI membahas wacana pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) KONI Lampung untuk memilih ketua umum definitif.
"Langkah awal ini penting untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan dengan baik dan terarah, termasuk membahas agenda strategis seperti Musprov KONI Lampung," kata Budi Dharmawan saat diwawancarai awak media.
Menurutnya, dalam rapat tersebut pihaknya turut menekankan pentingnya sinergi antar bidang dalam menjalankan program-program pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga di Lampung.
"Pelaksanaan Musprov ini dijadwalkan Oktober 2025. Terkait mekanisme pemilihan dan syarat calon Ketua Umum KONI Lampung, nanti semuanya akan disusun oleh tim," ujar Budi Dharmawan.
Namun idealnya, menurut Budi, calon Ketua Umum KONI Lampung nanti harus memiliki sosok yang benar-benar mengerti olahraga dan mau berkorban untuk kemajuan olahraga Lampung.
Selain itu, calon Ketua Umum KONI Lampung juga harus memiliki visi, gagasan, dan program yang bisa mensukseskan prestasi Lampung di masa mendatang, karena KONI tugasnya melakukan pembinaan olahraga.
Berita Terkait
-
Nabung Hasil Bertani, Nenek 107 Tahun Asal Lampung Selatan Akhirnya Berangkat Haji
-
Skandal Ijazah Palsu Anggota DPRD Lampung Selatan, Begini Tanggapan Ketua Dewan
-
Sekolah Bertaraf Internasional Hadir di Lampung! Mendikdasmen Apresiasi EIBOS
-
38 Desa di Lampung Selatan Terendam Banjir
-
Berkas Ijazah Palsu Anggota DPRD Lampung Selatan Lengkap, Siap Diseret ke Meja Hijau?
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Dosa Masa Lalu Terungkit: Narapidana Lapas Krui Kembali Jadi Tersangka Kasus Lama
-
Tragedi Berdarah Register 45 Mesuji: Paman Tewas Ditusuk Besan Gara-gara Panggil Nama Adik
-
Hanya Gara-gara Rp10 Ribu! Eks Anggota DPRD Diduga Cekik dan Tampar Perempuan di Gym
-
Wajah Baru Way Kambas: Ambisi Lampung Membangun Surga Gajah Kelas Dunia
-
Buron Usai Aksinya Viral, Pasutri Pencuri Laptop Mahasiswi Unila Diringkus di Kontrakan