Scroll untuk membaca artikel
Wakos Reza Gautama
Sabtu, 05 April 2025 | 20:32 WIB
Pemudik ramai memadati Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Sabtu (5/4/2025) malam. [ANTARA]

SuaraLampung.id - Polda Lampung menerapkan sistem tunda atau delay system menyusul antrean panjang kendaraan menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika mengutarakan arus balik Lebaran 2025 di Pelabuhan Bakauheni mengalami lonjakan signifikan.

"Ribuan kendaraan, terutama minibus, terpantau mengantre masuk hingga tiga kilometer menuju dermaga Pelabuhan Bakauheni," kata Helmy Santika, Sabtu (5/4/2025).

Kepadatan kendaraan terjadi pada Sabtu (5/4/2025) sekitar 18.00 WIB dan dapat terurai 30 menit setelahnya. Kemacetan ini disebabkan oleh banyak pemudik yang tiba lebih awal dari jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket penyeberangan.

Baca Juga: Ribuan Pemudik Mulai Padati Pelabuhan Bakauheni, Malam Ini Diprediksi Puncak Arus Balik 2025

"Untuk mengantisipasi antrean yang semakin panjang, Polda Lampung melalui Polres Lampung Selatan memberlakukan sistem tunda atau delay system. Kebijakan ini diterapkan secara situasional agar kondisi lalu lintas tetap terkendali," kata Helmy.

Ia mengatakan bahwa penerapan delay system dilakukan sebagai langkah antisipatif agar kondisi yang masih hijau tidak bergeser menjadi kuning.

“Delay system ini kita terapkan agar petugas di pelabuhan bisa lebih optimal dalam mengatur lahan parkir dan proses bongkar muat kendaraan. Sampai saat ini, statusnya masih hijau, belum diberlakukan delay system dengan kode kuning,” ujarnya.

Helmy juga mengimbau masyarakat, khususnya para pengguna jalan tol menuju Pelabuhan Bakauheni, agar bersabar dan memanfaatkan lima rest area yang tersedia sambil menunggu informasi perkembangan situasi yang akan terus diperbarui.

"Lima rest area di ruas tol telah disiapkan dengan kapasitas hingga 2.000 kendaraan. Di jalur arteri, beberapa lokasi juga disiapkan, seperti Gelanggang Olah Raga (GOR) Way Kanan di Lintas Tengah dan Rumah Makan Tiga Saudara, yang mampu menampung hingga 1.000 kendaraan sebelum melanjutkan perjalanan," kata Helmy.

Baca Juga: Cara Unik Polisi di Lampung Bikin Nyaman Pemudik: Bagi Camilan dan BBM Gratis

Puncak Arus Balik

PT Angkutan Sungai Danau Penyeberangan (ASDP) cabang Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, memprediksi puncak arus balik di Pelabuhan Bakauheni terjadi pada malam ini, Sabtu (5/4/2025) atau H+4 lebaran 2025.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (persero) Heru Widodo mengatakan hingga saat ini pemudik arus balik terus memadati area pelabuhan.

"Kami prediksi pada hari ini atau H+4 Lebaran itu adalah arus balik masyarakat dari Sumatera ke Pulau Jawa. Jadi malam ini kami prediksi jadi puncak arus balik libur Lebaran," kata Heru Widodo.

Dengan prediksi tersebut pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait lainnya untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pemudik hingga luar pelabuhan dan melerai kemacetan.

Heru mengatakan tercatat sampai dengan pukul 16.30 WIB masyarakat yang sudah reservasi untuk kembali ke Pulau Jawa itu sudah sekitar 30 ribu dan ini akan terus meningkat sampai nanti malam.

"Dan kami prediksi jumlah kendaraan pemudik mencapai 35 ribu lebih yang akan menyeberang ke Pulau Jawa," kata dia.

Untuk mengatasi penumpukan ASDP, kata Heru, telah menyiapkan strategi khusus seperti penerapan Tiba Bongkar Berangkat (TBB), untuk mengurangi kepadatan kendaraan di area Pelabuhan Bakauheni.

"Kami juga telah menerapkan TBB, jadi nanti ada beberapa kapal yang tiba di Pelabuhan Merak hanya melakukan pembongkaran muatan saja dan langsung kembali ke Pelabuhan Bakauheni," ucapnya.

Heru Widodo mengimbau kepada pengguna jasa penyeberangan agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan kesehatan selama perjalanan mudik.

"Jadi kami juga mengimbau kepada para pemudik yang hendak melakukan perjalanan jauh ke kampung halaman untuk selalu menjaga kesehatan dan ikuti arahan dari petugas kami yang ada di lapangan," ujarnya.

Load More