Scroll untuk membaca artikel
Wakos Reza Gautama
Kamis, 03 April 2025 | 21:10 WIB
Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika saat meninjau arus balik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Kamis (3/4/2025). [ANTARA]

SuaraLampung.id - Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika memprediksi puncak arus milir Lebaran Idul Fitri 2025 di Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, akan dimulai Sabtu (5/4/2025) atau H+4 hingga Senin (7/4/2025).

Helmy mengatakan puncak arus milir di Pelabuhan Bakauheni diprediksi terjadi pada tanggal 5, 6, dan 7 April 2025.

"Kami telah menyiapkan beberapa langkah agar semua berjalan aman dan lancar," kata Helmy Santika, Kamis (3/4/2025).

Ia mengatakan bahwa memang saat ini terjadi peningkatan jumlah kendaraan yang melakukan penyeberangan melalui Pelabuhan Bakauheni, khususnya kendaraan roda dua, tetapi hal itu masih dalam batas normal.

Baca Juga: Strategi Polisi Antisipasi Kemacetan pada Arus Milir di Pelabuhan Bakauheni

"Maka dari itu, kami belum sampai menerapkan delay system untuk memperlancar arus milir di sini," kata Helmy Santika.

Kapolda menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi guna memperlancar arus milir Lebaran. Selain delay system, buffer zone juga telah disiagakan apabila kendaraan menuju Pelabuhan Bakauheni menumpuk.

"Rest area di Jalan Tol Trans Sumatera akan kami gunakan sebagai buffer zone untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan, begitu pula di jalan arteri," kata dia.

Dia mengatakan bahwa di ruas JTTS jalur B menuju Pelabuhan Bakauhen terdapat lima rest area yang dapat menampung hingga 1.500 - 2.000 kendaraan, jika zona merah diterapkan.

"Kemudian di jalur arteri buffer zone telah disiapkan, termasuk di Gor Way Handak, Rumah Makan Tiga Saudara dan beberapa titik lainnya, yang mampu menampung hingga 1.000 kendaraan," kata dia.

Baca Juga: Mudik Motor Makin Lancar! Dermaga Khusus & Skema TBB Disiapkan di Bakauheni

Helmy mengatakan bahwa rest area ini juga berfungsi sebagai skrining tiket guna memastikan kendaraan yang masuk ke pelabuhan sudah memiliki tiket terlebih dahulu.

"Untuk mengatasi kemungkinan penumpukan kendaraan di pelabuhan pihak PT ASDP Cabang Bakauheni telah menyiapkan kapal tambahan dan mengoperasikan hingga tiga dermaga," kata dia.

Kemudian, lanjutnya, apabila situasi semakin padat kapal akan diberlakukan sistem bongkar-muat cepat guna mempercepat arus kendaraan masuk dan keluar dari pelabuhan.

"Dengan strategi yang telah disiapkan oleh kepolisian dan pihak terkait, diharapkan arus balik Lebaran dapat berjalan dengan lancar dan aman bagi seluruh pemudik," kata dia.

Peningkatan Arus di Tol Lampung

Peningkatan arus kendaraan yang melintasi Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) masih akan terus terjadi hingga 3 hari ke depan pada masa arus balik Lebaran 2025.

"Prediksi kami arus balik masih akan berlangsung hingga 5, 6, dan 7 April mendatang," ujar Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau pemudik untuk tetap berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas.

Sementara itu, PT Hutama Karya (Persero) mencatat peningkatan signifikan volume lalu lintas di JTTS.

Pada hari Rabu (2/4/2025) tercatat 185.393 kendaraan melintasi JTTS, atau meningkat 145,76 persen daripada trafik normal pada hari yang sama. Sementara itu, sebanyak 15.037 kendaraan tercatat melintas di ruas tol fungsional.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Lampung mengingatkan pemudik untuk selalu mengikuti arahan petugas di lapangan.

Menurut dia, kecelakaan lalu lintas umumnya terjadi akibat kelalaian dan pelanggaran aturan.

"Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, patuhi batas kecepatan, dan hindari berkendara dalam keadaan lelah atau mengantuk," kata Helmy Santika.

Kapolda juga menekankan akan pentingnya kesiapan pengendara, terutama bagi pemotor yang rentan terhadap cuaca dan kondisi jalan.

"Ingat, nenek moyang kita adalah pelaut, bukan pembalap. Pastikan perlengkapan berkendara lengkap dan gunakan jas hujan jika diperlukan, mengingat cuaca yang tidak menentu," katanya.

Irjen Helmy Santika juga mengingatkan kepada pemudik untuk beristirahat di tempat-tempat yang telah disediakan.

"Jangan memaksakan diri jika merasa lelah. Manfaatkan rest area yang tersedia dan pastikan kondisi tubuh serta kendaraan dalam keadaan prima sebelum melanjutkan perjalanan," pesannya. (ANTARA)

Load More