SuaraLampung.id - Pihak kepolisian menerapkan delay system di beberapa titik jalan Tol Bakauheni-Terbanggi (Bakter) selama masa libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
Delay system ini diberlakukan bagi kendaraan sumbu tujuh untuk mengurangi kepadatan kendaraan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Umi Fadillah Astutik menyebut delay system diterapkan di beberapa pos pengamanan (pospam), seperti di Rest Area KM 20B, KM 33B, KM 49B, dan jalur arteri sekitar pelabuhan.
Umi menerangkan, delay system ini diberlakukan untuk memperlambat arus kendaraan menuju Pelabuhan Bakauheni.
Baca Juga: Malam Ini Puncak Arus Mudik Nataru di Bakauheni, ASDP Siapkan 2 Pelabuhan Tambahan
Untuk mempermudah pengaturan, Polres Lampung Selatan membagi kendaraan ke dalam tiga kategori warna:
1. Hijau: Kendaraan dengan tiket lengkap diarahkan langsung ke Pelabuhan Bakauheni.
2. Kuning: Kendaraan diarahkan ke Pelabuhan BBJ.
3. Merah: Kendaraan tanpa tiket diarahkan untuk membeli tiket atau menuju lokasi lain seperti menjemput keluarga atau mengunjungi Krakatau Park.
Menurut Umi Fadillah, aturan ini diterapkan sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) yang berlaku. Kendaraan yang belum sesuai jadwal keberangkatan akan ditahan sementara di rest area hingga batas waktu yang ditentukan.
Baca Juga: Nataru di Bandar Lampung: Titik Strategis Dijaga Ketat, Ini Lokasinya
Puncak arus mudik masa libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, diprediksi terjadi pada Sabtu (21/12/2024) malam ini.
Berita Terkait
-
Pahami Skema Delay System saat Arus Balik Lebaran 2025
-
Pelabuhan Bakauheni Siap Hadapi Arus Balik 2025: Menhub Pastikan Kelancaran!
-
Pelabuhan Bakauheni Siaga Penuh! 67 Kapal Disiapkan untuk Arus Balik Lebaran
-
Ribuan Kendaraan Mulai Padati Ruas Tol di Sumatra dan Jawa, dari Cipali hingga Belmera
-
Kebijakan Penurunan Harga Tiket Pesawat di Nataru Dianggap 'Akal-akalan', Penumpang Sebut Sama Saja
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Talud Ambruk Picu Banjir di Campang Jaya, Pemkot Bandar Lampung Gercep Perbaiki
-
Puncak Arus Balik Diprediksi 5-7 April 2025, Ini Strategi Polda Lampung Antisipasi Kemacetan
-
Libur Lebaran di Lampung Selatan: Pantai Padat, Buaya Gentayangan
-
Tragedi Pantai Umbar Tanggamus: Ayah Hanyut Ditemukan Meninggal, Anak Selamat dari Maut
-
Strategi Polisi Antisipasi Kemacetan pada Arus Milir di Pelabuhan Bakauheni