SuaraLampung.id - Program Kampung Berseri Astra (KBA) dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung. Salah satu penerima manfaatnya ialah Suryatim Yuliana.
Wanita 56 tahun ini merupakan pelaku UMKM yang bergerak di bidang makanan. Sehari-harinya Suryatim menjual produk camilan aneka jenis keripik mulai dari keripik singkong, keripik pisang dan yang menjadi ciri khasnya adalah ting ting jahe.
Suryatim merintis usaha dengan merek dagang CSM ini sejak tahun 2000. Dibantu suami dan dua anaknya, Suryatim memproduksi ting ting jahe dan keripik.
"Awalnya iseng aja buat ting ting jahe karena memang suka makannya sejak kecil. Pas lebaran ada tamu datang, nyicip, ternyata pada suka," kata Suryatim saat diwawancarai di rumahnya, Senin (28/10/2024).
Lama kelamaan ting ting jahe buatan Suryatim itu sampai ke telinga pihak kelurahan dan kecamatan. Suryatim lalu diminta ikut lomba kelompencapir mewakili Kecamatan Kemiling di era Orde Baru.
Melihat banyak yang suka ting ting jahe buatannya, Suryatim memutuskan untuk mulai serius menekuni bisnis ting ting jahe dan keripik kecil-kecilan di tahun 2000.
Di tahun 2017, PT Astra Internasional memiliki program pertanggungjawaban sosial yang dinamakan Kampung Berseri Astra (KBA). Kelurahan Sumber Agung, Kemiling, Bandar Lampung, terpilih menjadi KBA di Provinsi Lampung.
Ada empat pilar utama yang menjadi fokus Astra di KBA, yaitu pendidikan, kewirausahaan, lingkungan dan kesehatan.
Bisnis kecil-kecilan yang dirintis Suryatim menjadi salah satu UMKM binaan KBA Sumber Agung. Menurut wanita asal Ponorogo, Jawa Timur ini, Astra membantu keberlangsungan usahanya.
Baca Juga: Lawan Banjir, Pemkot Bandar Lampung Kerahkan Satgas Kali Bersihkan Sampah Sungai
"Astra memberikan bantuan alat produksi seperti wajan, spinner. Ini sangat membantu saya dalam produksi," kata Suryatim.
Tidak hanya itu, Astra juga membantu pemasaran produk. Selain memberi pelatihan pemasaran digital, Astra membantu memperluas pasar. Alhasil produk camilan Suryatim kini dijual di berbagai toko oleh-oleh di Bandar Lampung dan di kantor-kantor di bawah naungan Astra Internasional.
Menurut Suryatim, bantuan Astra ini membuat usahanya mampu bertahan terutama ketika pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Di saat banyak usaha gulung tikar, bisnis camilan Suryatim justru mampu tetap berputar.
"Bahkan penjualan di masa pandemi Covid-19 naik. Karena banyak pesanan dari kantor-kantor Astra di Lampung. Astra juga aktif melakukan pelatihan pemasaran di era pandemi agar kami tetap bisa bertahan," kata Suryatim.
Menuju KBA Mandiri
Bendahara KBA Sumber Agung, Ikke Riya Maya Sari, mengatakan, tahun ini adalah tahun terakhir Kelurahan Sumber Agung menjadi dampingan Astra.
Berita Terkait
-
Lawan Banjir, Pemkot Bandar Lampung Kerahkan Satgas Kali Bersihkan Sampah Sungai
-
Ratusan Anak Pulau Pasaran Nikmati Program Makan Bergizi Gratis dari KKP
-
Polisi Siapkan Pengamanan Ketat Debat Perdana Pilkada Bandar Lampung 2024
-
Ngeri! Debt Collector Diacungkan Golok Saat Tagih Angsuran Motor di Bandar Lampung
-
Tertipu Polisi Gadungan, Wanita Ini Dicekoki Pil Ekstasi lalu Disetubuhi
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan
-
Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat
-
Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup
-
Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun
-
3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu