SuaraLampung.id - Seorang pria berinisial FI (20) ditemukan tewas gantung diri di bengkel tempatnya bekerja di Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, Minggu (27/10/2024) pukul 11.30.
Kapolsek Way Sedang Iptu Heri Ramanda mengatakan, petugas sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Saat olah TKP, petugas menemukan tali karet yang diduga digunakan korban untuk mengakhiri hidupnya," ujar Heri, Selasa (29/10/2024).
Menurut Heri, korban memutuskan gantung diri usai bertengkar dengan kekasihnya. Hasil pemeriksaan, korban dan sang kekasih ribut di aplikasi WhatsApp (WA).
Mengakhiri pesannya, korban menyampaikan keinginannya pergi dan meninggalkan sang kekasih untuk selamanya.
Mendapat pesan seperti itu, sang kekasih khawatir. Ia pun memutuskan menghampiri korban di bengkel tempat kerjanya.
"Setiba di lokasi, kekasih korban mendapati FI telah tergantung. Ia pun menjerit hingga menarik perhatian warga sekitar," ujar Heri.
Warga yang datang ke lokasi kemudian membantu mengevakuasi FI ke klinik terdekat. Sayang, nyawa Frendi tak bisa diselamatkan.
Peristiwa tragis ini mengundang duka mendalam bagi keluarga dan kerabat korban. Polisi masih terus melakukan penyelidikan terkait insiden ini.
Baca Juga: Geger Penemuan Mayat Tergantung di Meubel Tulang Bawang Barat
Catatan Redaksi:
Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Anda juga bisa menghubungi Hotline Service 24 jam Kementerian Kesehatan terkait dukungan psikososial terkait masalah yang sedang dialaminya selama 24 jam dengan mudah. Masyarakat bisa mengakses layanan tersebut dengan menelepon ke nomor 0811 979 10000
Berita Terkait
-
Geger Penemuan Mayat Tergantung di Meubel Tulang Bawang Barat
-
Senpi Rakitan Jadi Jaminan Utang Piutang di Mesuji Berujung Memakan Korban
-
PPMWS Desak Pemerintah Hentikan Program Kemitraan Perhutanan di Register 45
-
Bikin Sengsara Petani, 2 Kelompok Warga Kompak Menolak Pola Kemitraan di Register 45 Mesuji
-
Komnas HAM Perjuangkan Hak Pilih Masyarakat Hutan Register Mesuji di Pilkada 2024
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Niat Beli Motor Lewat Facebook, Pemuda di Way Kanan Malah Ditodong Senjata Api
-
Modal Sapu dan Hanger, Pelarian 10 Bulan Otak Pembobol Rumah di Bandar Lampung Berakhir
-
Mahar Rp126 Ribu di Balik Jeruji: Kisah Haru Akad Nikah Tahanan Narkoba di Polres Pringsewu
-
Tak Terima Ditagih Utang, Kakak Beradik di Pringsewu Kompak Aniaya Korban
-
Ironi Oknum ASN di Tanggamus: Nekat Curi Jalak Suren Pakai Bambu 10 Meter Demi Nyabu