SuaraLampung.id - Dua orang remaja ditetapkan sebagai tersangka tewasnya Levino Rafa Padila (13), usai terlibat perang sarung di Desa Kecapi, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan.
Dua tersangka tersebut yakni DAA (19) dan F (16).Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin menjelaskan penetapan dua tersangka melalui serangkaian proses hukum.
"Penyidik Sat Reskrim Polres Lampung Selatan menetapkan dua tersangka berinisial DAA dewasa sudah 19 tahun, dan juga F masih di bawah umur 16 tahun," kata AKBP Yusriandi Yusrin dikutip dari Lampungpro--jaringan Suara.com, Senin (25/3/2024).
Perang sarung ini berawal dari pesan WhatsApp ajakan kelompok Desa Kecapi ke kelompok Pematang. Akhirnya disepakati pertemuan di SD dekat lapangan voli dan terjadilah permainan perang sarung.
Meski sempat dibubarkan warga, perang sarung tetap berlanjut dan korban terkena sabetan sarung milik dua tersangka pada bagian dada dan kepala.
Yusriandi mengatakan, pelaku memukul menggunakan sarung yang digulung dan dikeraskan sebagai alat perang sarung.
"Di dalam (sarung) tidak ada apa pun, serta menendang korban dan menewaskan Levino Rafa Padila. "Jadi untuk motif tidak ada ya, hanya murni ajakan permainan perang sarung. Motif tertentu tidak ada," ujar AKBP Yusriandi Yusrin.
Dia menegaskan, kedua tersangka dijerat Pasal 76c juncto Pasal 80 ayat 3 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang Undang. "Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," kata Kapolres.
Baca Juga: Saling Tantang di Medsos, Dua Kelompok Remaja di Bandar Lampung Terlibat Perang Sarung
Berita Terkait
-
Saling Tantang di Medsos, Dua Kelompok Remaja di Bandar Lampung Terlibat Perang Sarung
-
Petugas Gagalkan Penyelundupan 1.400 Burung di Bakauheni, Tujuannya Jakarta!
-
Identitas Mayat di Pantai Kelapa Doyong Kalinda Terungkap, Ternyata Warga Bengkulu
-
Ular Sanca yang Makan Ternak Warga di Kalianda Berhasil Dievakuasi Damkarmat
-
Seminggu Terakhir Ditemukan 2 Mayat tanpa Identitas di Pantai Lampung Selatan
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat
-
Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup
-
Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun
-
3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu
-
Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL