Dalam latihan pertempuran, Sarwo Edhie dan Ahmad Yani berada dalam satu regu. Pernah suatu waktu saat latihan, Sarwo dan Yani beristirahat. Tiba-tiba saja Yani meminta Sarwo menunggu dirinya yang pergi sebentar.
“Kamu mau ke mana?” tanya Sarwo dikutip dari buku "Biografi Sarwo Edhie Wibowo Kebenaran di Atas Jalan Tuhan".
“Aku mau ngopi dulu. Tenang saja. Aku nanti bawakan kamu oleh-oleh,” kata Yani sambil berlalu. Sarwo pun terpaksa menunggu di pos dengan hati dag dig dug.
Ia takut jika regu penyerang datang sementara Yani belum datang apa yang akan terjadi? Tak lama, Yani muncul membawa kopi dan makanan.
Baca Juga: Serba-Serbi Hotel Sultan: Pemilik, Fasilitas hingga Tarif Per Malam Penginapan Mewah Dekat GBK
Begitu kopi habis, pasukan penyerang datang. Hal seperti ini terjadi berulang kali. Yani selalu sampai tepat waktu sebelum serangan tiba saat latihan.
Sampai akhirnya mereka bisa melewati pendidikan sebagai perwira PETA. Saat pelantikan, Ahmad Yani satu-satunya perwira PETA yang menerima pedang samurai lebih panjang dari yang lain.
Ini karena Ahmad Yani ialah lulusan terbaik Shodancho PETA. Shodancho adalah jabatan setingkat komandan pleton. Sementara Yani dianggap sudah mampu menjadi Daidancho (komandan batalion).
Berita Terkait
-
Benarkah Muhammadiyah Pelopor Modernisasi Halal Bihalal di Indonesia? Ini Faktanya
-
Jepang Bakal Dikerubungi Jutaan Pengangguran Imbas Lowongan Kerja Makin Sedikit
-
Ole Romeny Cetak Sejarah Baru 2 Kali Debut Timnas Indonesia
-
Selangkah Lagi Timnas Indonesia Kembali Cetak Sejarah
-
Sakralnya Makna Bunga Sakura: Menjadi Latar Maxime Bouttier Lamar Luna Maya
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Talud Ambruk Picu Banjir di Campang Jaya, Pemkot Bandar Lampung Gercep Perbaiki
-
Puncak Arus Balik Diprediksi 5-7 April 2025, Ini Strategi Polda Lampung Antisipasi Kemacetan
-
Libur Lebaran di Lampung Selatan: Pantai Padat, Buaya Gentayangan
-
Tragedi Pantai Umbar Tanggamus: Ayah Hanyut Ditemukan Meninggal, Anak Selamat dari Maut
-
Strategi Polisi Antisipasi Kemacetan pada Arus Milir di Pelabuhan Bakauheni