SuaraLampung.id - Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung melakukan uji tera kembali terhadap seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menjelang Lebaran untuk menjamin kepercayaan masyarakat pada musim mudik.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung Wilson Faisol mengatakan, uji tera di seluruh SPBU sudah dilakukan sejak sepekan terakhir.
Dia mengatakan bahwa pengujian alat takar atau ukur, sebenarnya telah menjadi kegiatan rutin Dinas Perdagangan setempat setiap bulannya, namun berkaitan dengan mudik, uji tera difokuskan ke SPBU dahulu.
Wilson mengatakan bahwa SPBU yang menjadi fokus utama dalam uji tera oleh Pemkot Bandar Lampung yakni yang berada di sepanjang Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) atau jalur mudik.
"Semua SPBU di jalur mudik, di Jalinsum itu kami uji tera semua, kalau di dalam kota ada beberapa, nanti setelah diuji akan dipasangi stiker, yang menandai bahwa telah dilakukan pengujian alat takar di lokasi itu," kata dia lagi.
Wilson menyebutkan bahwa hal tersebut dilakukan karena ada arahan dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk melakukan uji tera terhadap semua SPBU di jalur mudik demi menjamin kenyamanan dan kepercayaan pemudik.
"Sehingga saat masyarakat membeli BBM di SPBU, berapa yang dipesan akan keluar sesuai dengan jumlah pesanannya. Jadi belinya satu liter, keluarnya juga satu liter sesuai takaran," kata dia pula.
Ia pun mengatakan bahwa pelaksanaan uji tera terhadap SPBU di jalur mudik hingga kini masih berjalan dan akan berakhir Kamis (5/4/2023) mendatang.
Selain melakukan uji tera kepada SBPU menjelang Hari Raya Idul Fitri, Dinas Perdagangan Bandar Lampung juga telah melakukan pengujian alat ukur atau takar terhadap pedagang di pasar tradisional.
Baca Juga: Simak Pengamanan Jalur Mudik Wilayah Hukum Polda Bali Jelang Idul Fitri Tahun 2023
"Kalau uji tera kepada pedagang memang program rutin kami tiap bulan. Ini dilakukan setiap sebulan sekali di pasar tradisional yang dikelola pemda termasuk satu pasar yang dikelola oleh UPT," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Simak Pengamanan Jalur Mudik Wilayah Hukum Polda Bali Jelang Idul Fitri Tahun 2023
-
DAMRI Sudah Jual 15 Ribu Tiket Mudik Lebaran
-
DIBUKA! Mudik Gratis PLN 2023 Tahap 2, Syarat Mudah Cukup Bawa KTP dan KK
-
Kenapa Rest Area Dibatasi 30 Menit saat Mudik 2023? Begini Kata Jasa Marga
-
Risiko Kecelakaan Tinggi, PBNU Imbau Masyarakat Tak Nekat Pakai Motor dan Bawa Anak saat Mudik
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Mimpi Bandar Lampung Menyulap Kawasan Pesisir Menjadi Front City Kelas Dunia
-
Memburu Nakhoda Kampus Hijau: Panitia Pilrek Unila Janjikan Netral
-
BRI KKB National Expo Catat Rekor MURI, Hadirkan Penawaran Pembiayaan di 131 Lokasi
-
Penangkapan Berujung Duka di Lamtim: Benarkah Nenek Sakdiyah Wafat Karena Syok Saat Digerebek?
-
Misteri di Balik Gerbang Kafe Bunga Way Laga: Sudarto Ditemukan Mati dalam Kesunyian