SuaraLampung.id - Kasus penemuan dua mayat laki-laki dan perempuan di dapur rumah Tukimin (63) di Kampung Gedung Jaya, Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulang Bawang, pada Minggu (11/12/2022) lalu, terungkap.
Dua mayat yang ditemukan ialah seorang perempuan inisial NF (30) dan pria inisial IN (35). Aparat Tekab 308 Presisi Polres Tulang Bawang menyatakan kasus itu adalah pembunuhan. Hasil penyelidikan menyebutkan IN membunuh NF lalu setelah itu bunuh diri.
Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang AKP Wido Dwi Arifiya Zaen mengatakan, pelaku datang menemui korban ke rumahnya sekitar pukul 09.00 WIB.
Saat itu pelaku dipersilahkan masuk ke dalam rumah oleh Tukimin untuk menunggu. Sekitar pukul 10.00 WIB, korban baru tiba di rumah. Pelaku langsung menemui korban di dapur.
Setelah pelaku bertemu korban, sekitar pukul 11.35 WIB, Tukimin mendengar suara teriakan dan dia langsung melihat ke dapur. Di sana korban dan pelaku dalam keadaan tergeletak bersimbah darah.
"Pelaku membunuh korban dengan melakukan penusukan menggunakan pisau dapur yang dibawa dan disiapkan oleh pelaku sebelumnya. Setelah itu pelaku melakukan bunuh diri dengan menusukan pisau yang sama ke tubuhnya. Hal tersebut terlihat dari hasil olah TKP ditemukan sarung pisau yang masih berada di pinggang pelaku," jelas AKP Wido dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Hasil Visum et Repertum (VER) yang dikeluarkan oleh Puskesmas Rawa Pitu, pada tubuh korban ditemukan 12 luka di bagian sebelah kanan, dan pada tubuh pelaku ditemukan tiga luka tusuk di bagian dada sebelah kiri.
Ia menambahkan, korban berstatus janda, sedangkan pelaku berstatus masih memiliki istri dan anak. Mereka ini memiliki hubungan asmara dan penyebab pelaku membunuh karena pelaku cemburu pada korban.
"Di hari pelaku membunuh korban, pelaku sebelumnya sempat membuat status di media sosial Facebook (FB) miliknya dengan kata-kata 'saiki koe tak bebasne ne gor arep dadi lonte ngolek duit sing jaremu cepet selagi enek kesempatan' dan pelaku kembali menulis status di FBnya dengan kalimat 'buat keluarga ku semuanya jangan sedih ikhlas tabah mungkin inilah jalan hidupku', yang diunggah pada hari dan jam yang sama," imbuh Kasat Reskrim.
Baca Juga: Perintah Pertama Ferdy Sambo ke Bharada E Setelah Brigadir J Tewas
Berita Terkait
-
Perintah Pertama Ferdy Sambo ke Bharada E Setelah Brigadir J Tewas
-
Bukan Tukang Ojek, TPNPB-OPM Klaim Bunuh Tiga Intel Bawa Senjata Pistol di Pegunungan Bintang
-
Buk! Pelatih Silat Pukul Dada Siswanya, Langsung Jatuh Meninggal Dunia
-
Curhat Tak Didengar, Alasan Pelaku Racuni Keluarga Sendiri sampai Mati
-
Inilah Perintah Lanjutan Ferdy Sambo ke Bharada E Usai Brigadir J di 'Dor' Sampai Tewas
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Nekat Beraksi di Parkiran Klinik, Pelarian Spesialis Curanmor di Sungkai Utara Berakhir
-
Sempat Kirim Pesan ke Istri Lalu Menghilang, Pria di Lampung Utara Ditemukan Meninggal
-
Laba BRI 2026 Rp15,5 Triliun: Kredit Tumbuh 13,7% Capai Rp1,562 Triliun
-
Duel Panas Bhayangkara FC vs Persib: 390 Personel Gabungan Jaga Stadion Sumpah Pemuda
-
Dikepung Warga Karena Dikira Mau Nyolong, Pemuda di Lampung Tengah Malah Ketahuan Bawa Sabu