SuaraLampung.id - Irjen Teddy Minahasa (TM) disebut-sebut mulai mengintervensi AKBP Doddy Prawiranegara dan tersangka lain yang juga terlibat dalam jaringan narkoba.
Intervensi yang dilakukan Teddy Minahasa ini diungkapkan Adriel V Purba, kuasa hukum AKBP Doddy dan dua tersangka lain Linda juga Arif.
Adriel mengatakan, Irjen Teddy Minahasa sudah menelepon Irjen (purn) Maman, ayah dari AKBP Doddy. Dalam komunikasi itu, TM meminta Maman mengganti pengacara dan menjanjikan semua biaya ditanggung.
Maman yakin orang yang meneleponnya adalah Teddy Minahasa karena orang tersebut mengaku sebagai Teddy. Selain itu juga, kata Adriel, Maman memperdengarkan suara di telepon itu ke beberapa orang dan itu jelas suara Teddy Minahasa.
"Dalam telepon itu, Pak TM mengarahkan bahwa nanti kita buang badannya semua ke Arif," kata Adriel dikutip dari YouTube tvOne News.
Dari situ, Adriel menilai Teddy Minahasa secara psikologis sudah ketakutan. Jika memang TM tidak takut, menurutnya, mengapa sampai menelepon orang tua AKBP Doddy dan meminta mencabut kuasa Adriel.
Bahkan kata Adriel, orangnya Teddy Minahasa sampai mengantar sendiri surah pencabutan kuasa dan surat kuasa baru ke keluarga AKBP Doddy.
"Ini gila. Ini intervensi sudah luar biasa makanya saya harapkan LPSK segera memutus untuk menjadi JC (justice collaborator)," kata dia.
AKBP Doddy Ketakutan
Baca Juga: Usai Rehabilitas, Nia Ramadhani Ungkapkan Perlakuan Mertua Saat Dirinya Tertangkap
Menurut Adriel, kondisi psikologis kliennya AKBP Doddy kini terganggu sejak kasus narkoba ini mencuat dan diproses hukum.
"Sampai hari ini, TM masih jadi atasannya (AKBP Doddy), otomatis di hati kecilnya ada rasa takut. Di dalam rutan, makan pun takut karena dia (AKBP Doddy) menduga ada racun segala macam," kata Adriel.
AKBP Doddy sendiri bersedia membuka keterlibatan Teddy Minahasa dalam perkara ini. Karena itu, Adriel mendesak LPSK segera mempertimbangkan kliennya AKBP Doddy, Arif dan Linda menjadi justice collaborator.
"Karena mereka inilah saksi kunci yang bisa membuka keterlibatan Pak TM," terang Adriel.
Teddy Minahasa bersama enam orang warga sipil dan empat orang polisi menjadi tersangka peredaran narkoba seberat 5 kg sabu.
Empat polisi yang terlibat yaitu AKBP Doddy Prawira Negara, Kabagada Rolog Sumbar, mantan Kapolres Bukittinggi Polda Sumbar; Kompol KS (Kasranto) Kapolsek Kalibaru, Polres Pelabuhan Tanjung Priok; Aipda AD, anggota Satresnarkoba Polres Jakbar dan Aiptu J; anggota Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Sementara enam orang warga sipil yang terlibat kasus Irjen Teddy Minahasa yaitu HE, AR, L, AW, A dan DG.
Berita Terkait
-
Usai Rehabilitas, Nia Ramadhani Ungkapkan Perlakuan Mertua Saat Dirinya Tertangkap
-
Sempat Terjerat Narkoba, Nia Ramadhani Terkejut Dengan Reaksi Aburizal Bakrie: Berbeda 180 Derajat!
-
Sidang Kode Etik Irjen Teddy Minahasa dan AKBP Doddy Prawiranegara, Bagaimana Hasilnya?
-
Nia Ramadhani Sebut Pernikahannya Jadi Lebih Enak Setelah Tersandung Narkoba: Kami Growth Bersama
-
3 Fakta Baru Kasus Teddy Minahasa: Cabut BAP, Bercanda Diminta Ganti Tawas
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan
-
Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat
-
Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup
-
Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun
-
3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu