SuaraLampung.id - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung mengajukan pengajuan audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembang unan(BPKP) Provinsi Lampung terkait audit kerugian negara dalam kasus korupsi Hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung Tahun Anggaran 2020.
Hal itu disampaikan oleh Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung I Ma de Agus Putra saat diwawancarai di Kantor Kejati Lampung, Senin (17/10/2022).
Menurut ia, sampai kekinian tidak kunjung ada hasil audit kerugian negara dari BPKP perwakilan Lampung atas kasus tersebut.
"Kita cabut pengajuan audit dari BPKP perwakilan Provinsi Lampung,kita akan audit ke pihak audit independen di Jakarta," kata I Made Agus Putra, Senin (17/10/2022).
Dia menjelaskan, alasan dicabutnya pengajuan audit dari BPKP perwakilan Lampung karena menghadapi perbedaan audit dari BPKP yang bertele tele dan hasil audit dari BPKP Perwakilan Lampung tak kunjung diterbitkan.
"Iya bisa dibilang begitu(bertele tele atau tidak serius) maka kita cabut dan kita surat untuk audit kerugian negara ke pihak independen di Jakarta semoga dalam waktu dekat hasilnya segera keluar, "ujarnya.
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung,telah menaikkan status perkara dugaan korupsi dana hibah KONI Lampung senilai Rp29 miliar dari penyelidikan ke tahap penyidikan dan pemeriksaan para saksi dan menunggu hasil audit kerugian negara BPKP namun hasilnya tidak kunjung maka Kejati Lampung mengajukan pengajuan audit dari BPKP Perwakilan Provinsi Lampung.
Suara.com masih mengupayakan mengkonfirmasi hal ini kepada pihak BPKP Provinsi Lampung.
Baca Juga: Gubernur Arinal Tandai Dimulainya Pendataan Awal Regsosek 2022 di Lampung
Berita Terkait
-
14 Ruas Jalan Sepanjang 280 Km di Provinsi Lampung Mulai Diperbaiki
-
Cegah Covid-19, Gubernur Lampung Anjurkan Warga Salat Idul Fitri di Rumah
-
Vaksinasi Guru di Provinsi Lampung Ditarget Selesai Akhir Mei 2021
-
Lampung Buka Pos Vaksinasi Covid-19, Target 200 Orang Disuntik Tiap Hari
-
Tahap Kedua, Lampung Terima 33.640 Dosis Vaksin Covid-19
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Kedok Kawin Pesanan Terbongkar di Pesawaran: Gadis 19 Tahun Ditransaksikan, Siap Dikirim ke Tiongkok
-
Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta
-
Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya
-
Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton
-
Murka Kerap Disuruh-suruh, Pemuda di Bandar Lampung Bantai Sepupu Jasad Dijejali ke Gorong-Gorong