SuaraLampung.id - Joni (19), pemuda asal Sekampung Udik, Lampung Timur, adalah seorang tersangka pencurian sepeda motor (curanmor) yang ditangkap aparat Polsek Sukarame, Bandar Lampung.
Berdasarkan catatan di kepolisian, Joni sudah melakukan 24 kali curanmor. Rinciannya 13 kali di Metro dan 11 kali di Bandar Lampung.
Mencuri motor sudah dilakoni Joni sejak usianya masih 17 tahun. Bahkan ia baru saja bebas dari penjara di tahun 2021 atas kasus curanmor.
Setiap beraksi Joni tidak sendirian. Ia dibantu temannya. Sasarannya adalah sepeda motor di parkiran pertokoan, minimarket, dan lainnya.
Joni menyasar semua jenis sepeda motor, namun ia lebih sering memilih sepeda motor matic. Motor-motor hasil curiannya itu, dijual ke seseorang di Tanjung Senang Bandar Lampung, ada juga ke penadah di Lampung Timur.
Joni menjual sepeda motor curiannya seharga Rp4 juta, dibagi dengan seorang temannya yang membantu mencuri.
"Dari hasil itu, saya dapat uang Rp2 juta. Uang tiap kali mencuri, saya pakai untuk berfoya-foya, main judi slot, sebagian juga saya pakai untuk memesan wanita lewat Mi Chat," kata Joni saat diwawancarai awak media dalam ekspos kasus di Mapolresta Bandar Lampung, Rabu (28/9/2022) dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Joni sendiri, terpaksa dilakukan tindakan tegas dan terukur oleh polisi, karena melakukan perlawanan.
Sebelumnya, pada September 2022, jajaran Polresta Bandar Lampung menangkap 14 pelaku spesialis maling sepeda motor.
Baca Juga: Kesempatan Dalam Kesempitan, Maling Nekat Curi 6 Motor Warga saat Kebakaran Permukiman
Mereka ditangkap berdasarkan 15 laporan kepolisian, satu diantaranya ditembak petugas.
Ada pun 14 pelaku yang ditangkap, rata-rata berasal dari Sekampung Udik Lampung Timur. Namun ada juga dari Pesawaran tiga orang, Bandar Lampung, bahkan Lampung Tengah.
Tag
Berita Terkait
-
Kesempatan Dalam Kesempitan, Maling Nekat Curi 6 Motor Warga saat Kebakaran Permukiman
-
Polresta Bandar Lampung Ringkus 14 Pelaku Curanmor, Didominasi dari Luar Kota
-
Pencuri HP Bule Jerman yang Sedang Mandi di Mandalika Ditangkap Saat Jual ke Konter
-
Puluhan Juta Uang Setoran SPBU di Tanah Baru Depok Raib Digondol Pencuri
-
Delapan Aki Mobil Dinas Pemkot Jakpus Digondol Maling, Pelaku Sempat Kepergok Kabur Menabrak Pagar
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Niat Beli Motor Lewat Facebook, Pemuda di Way Kanan Malah Ditodong Senjata Api
-
Modal Sapu dan Hanger, Pelarian 10 Bulan Otak Pembobol Rumah di Bandar Lampung Berakhir
-
Mahar Rp126 Ribu di Balik Jeruji: Kisah Haru Akad Nikah Tahanan Narkoba di Polres Pringsewu
-
Tak Terima Ditagih Utang, Kakak Beradik di Pringsewu Kompak Aniaya Korban
-
Ironi Oknum ASN di Tanggamus: Nekat Curi Jalak Suren Pakai Bambu 10 Meter Demi Nyabu