SuaraLampung.id - Pemerintah Provinsi Lampung menyebutkan pembangunan jalur tol listrik berkapasitas 275 kVA akan mampu mempercepat konversi energi dari fosil ke listrik.
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung Kusnardi mengatakan, saat ini masih dalam tahap sosialisasi pembangunan jalur saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) atau jalur tol listrik di Lampung.
Ia menjelaskan konversi energi harus dilakukan, sehingga dengan pembangunan jaringan SUTET sepanjang 500 kilometer sirkuit tersebut diharapkan kebutuhan energi listrik dapat terpenuhi hingga dua kali lipat.
"Kita sebentar lagi akan beralih menggunakan kompor listrik, mobil listrik bahkan untuk sektor pertanian dan kelautan mulai menggunakannya juga karena dicoba untuk mengurangi penggunaan energi fosil, dengan adanya ini bisa membantu memenuhi kebutuhan listrik yang ada," kata dia.
Dia mengatakan saat ini beban puncak di Lampung sudah mencapai 1.200 MW, sementara jaringan yang tersedia baru sanggup menyuplai sebesar 700 megawatt, sehingga perlu penambahan melalui pembangunan tol listrik tersebut.
"Dengan adanya penambahan tersebut dapat naik dua kali lipat sekitar 1.500 hingga 2.000 MW, jadi setelah adanya ini tidak ada lagi pemadaman serta dapat menggerakkan ekonomi Lampung," ucapnya.
Ia melanjutkan, dengan adanya tol listrik tersebut diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan listrik Lampung hingga lima tahun ke depan.
Pembangunan jaringan SUTET di Lampung itu akan melintasi lima kabupaten, 13 kecamatan, dan 39 desa.
Dengan rincian, di Kabupaten Mesuji melewati satu kecamatan dan empat desa, Kabupaten Tulang Bawang Barat ada lima kecamatan dengan 13 desa, Kabupaten Tulang Bawang satu kecamatan dan satu desa, Kabupaten Lampung Tengah ada tiga kecamatan dan 19 desa, dan Kabupaten Pesawaran satu kecamatan dan dua desa. (ANTARA)
Baca Juga: Kepala Akunting Gelapkan Uang Perusahaan Rp 527 Juta, Begini Modusnya
Berita Terkait
-
Kepala Akunting Gelapkan Uang Perusahaan Rp 527 Juta, Begini Modusnya
-
Pria di Lampung Tengah Pukuli Temannya Sendiri Sampai Tewas, Salah Perkiraan karena Dikira Musuh
-
Bandar Lampung Terus Bersiap Menuju Smart City
-
Erick Thohir Tepis Isu Penghapusan Daya Listrik 450 VA: BUMN Tidak Pernah Punya Rencana
-
Jokowi Tegaskan Listrik Daya 450 VA Tidak Dihapus, KSP: Masyarakat Tidak Perlu Resah
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Siap Tarung di Dunia Kerja: Disnaker Lampung Sebar Pelatihan Vokasi di 33 Titik Strategis
-
Miris! Anak di Way Kanan Dicabuli Selama Enam Tahun
-
Seni, Lari, dan Kuliner: Wajah Baru Pariwisata Lampung dengan Putaran Uang Rp53 Triliun
-
Sopir Truk Asal Balam Pura-Pura Dirampok Saat Tidur, Ternyata Uang Jalan Ludes di Meja Judol
-
7 Jam Anshori Djausal Diperiksa Kejati Lampung Terkair Alur Dana PT LEB