SuaraLampung.id - Pemerintah Kota Bandar Lampung segera mendistribusikan bantuan beras kepada warga yang terdampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Langkah ini dilakukan sebagai upaya menekan inflasi dan menopang daya beli masyarakat Kota Bandar Lampung pascakenaikan harga BBM.
Kepala Dinas Pangan Kota Bandar Lampung Kadek Sumarta mengatakan, penyaluran beras ini menunggu selesainya pendataan.
Ia mengatakan penerima bantuan sosial ini harus tepat sasaran atau warga yang benar-benar terdampak kenaikan BBM serta belum sama sekali menerima bantuan dari pemerintah baik BLT BMM maupun lainnya.
Sehingga, lanjut dia, guna mendapatkan data yang valid pihaknya segera memanggil camat dan lurah guna sesegera mungkin mendata warganya yang terdampak kenaikan harga BBM.
"Kriteria warga yang akan dapat bansos ini, mereka yang sama sekali belum dapat bantuan langsung tunai terkait kenaikan bahan bakar minyak (BLT BBM) atau semacamnya, jadi harus tepat sasaran ini," kata dia.
Ia mengatakan pemerintah telah menyiapkan kurang lebih 233 ton beras yang akan dibagikan kepada warga.
Kadek mengatakan bahwa bantuan beras yang disiapkan hingga bulan Desember ini, kemungkinan akan dibagikan pada Oktober setelah pendataan dari kelurahan dan kecamatan selesai.
"Bantuan beras ini nanti dalam ukuran 5 kilogram untuk satu kepala keluarga (KK)," kata dia.
Baca Juga: Heboh, Warga Lihat Buaya 6 Meter Berkeliaran di Pantai Ancolgen Bandar Lampung
Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyisihkan anggaran sebesar Rp2,8 miliar sebagai bantuan pangan kepada masyarakat setempat. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Heboh, Warga Lihat Buaya 6 Meter Berkeliaran di Pantai Ancolgen Bandar Lampung
-
Out of The Box! Soroti Demo Kenaikan Harga BBM, Petani Sentil PKS dan Mahasiswa: Turunkan Harga Pupuk
-
Acungkan Jari, Anak Buah Kombes Setyo Ikut Bentak Mahasiswa Pendemo Jokowi di Patung Kuda: Hormati Komandan Saya!
-
Pemkot Medan Siapkan Bansos untuk Masyarakat Terdampak Kenaikan BBM
-
Harga BBM Melonjak, Warga Blitar Serbu Bahan Bakar Alternatif dari Limbah Plastik
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Maut di Sepertiga Malam: Nenek 92 Tahun Asal Jerman Tewas Terjebak Kebakaran di Pesisir Barat
-
Siasat Ganti Nama di Balik Gaji Rp3,6 Miliar: Bongkar 85 Pegawai Khusus Wali Kota Bandar Lampung
-
Paskah 2026 Jadi Ajang Berbagi, BRI Hadirkan Kepedulian untuk Sesama
-
Kisah Onih Suryati: Dari Limbah Ternak ke Bisnis Terintegrasi Berbasis Komunitas Berkat UMi BRI
-
Misteri di Balik Tumpukan Ikan: Kisah Tragis Selamet yang Hilang di Laut Lampung Timur