SuaraLampung.id - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kalianda, Lampung Selatan menggelar tes urine secara mendadak terhadap warga binaan, Selasa (6/9/2022).
Kepala Lapas Kalianda Tetra Destorie mengatakan, tes urine mendadak dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya warga binaan terlibat penyalahgunaan narkoba.
Menurut dia, pemeriksaan tes urine di Lapas Kalianda dilaksanakan secara acak terhadap warga binaan setempat.
"Jadi kita pilih secara acak untuk mengetahui apakah orang yang kita duga ini melakukan penyalahgunaan narkoba," kata dia.
Tetra menambahkan dalam pemeriksaan tes urine tersebut, tidak ditemukannya warga binaan setempat yang positif terhadap pemakaian narkoba.
Selain melakukan pemeriksaan tes urine, pihaknya juga melakukan penggeledahan terhadap blok hunian warga binaan untuk mengantisipasi adanya barang terlarang seperti ponsel dan lainnya.
"Kita geledah dua blok hunian yaitu blok B dan C. Dalam penggeledahan tidak kita dapati benda terlarang seperti ponsel, narkoba, maupun lainnya. Kegiatan ini kita laksanakan sebagai upaya kami konsisten dalam menjaga keamanan dan ketertiban Lapas melalui deteksi dini," kata dia lagi. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Ada Anggota Dewan yang Tak Hadir, Begini Hasil Tes urie Pegawai dan Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi
-
Kasad Jenderal Dudung Abdurachman Cek Kesiapan Yonif 143/TWEJ Lampung Selatan
-
Penyelundup 30 Kg Sabu & 20 Ribu Ekstasi di Lampung Campur Narkoba dengan Arang Batok
-
Miris, Pelajar SMP di Lampung Selatan Perkosa Balita 5 Tahun
-
Ini Hasil Tes Urine Sopir Truk yang Terlibat Kecelakaan Maut di Bekasi
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Pemprov Lampung Jadikan UMKM Center Sebagai Magnet Wisata Belanja 15 Kabupaten/Kota
-
Niat ke Hajatan Berujung Petaka: Petani di Pesisir Barat Ditebas Golok Saat Hendak Bertamu
-
Syahwat Politik Berujung Bui: Menanti Sidang Perdana Eks Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya
-
Ikan Hias Mati karena Listrik Padam: Derita Warga Pringsewu Terbayar Usai Pencuri Kabel Diringkus
-
Residivis di Pringsewu Terjang Pintu Kaca Alfamart Demi Kabur dari Kejaran Warga, Berakhir Nahas