SuaraLampung.id - Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, Lampung Selatan menggagalkan pengiriman 872 ekor burung berbagai jenis tanpa dilengkapi dokumen sah.
Kepala KSKP Bakauheni AKP Ridho Rafika mengaatkan, pihaknya menggagalkan penyelundupan burung ilegal di area Pemeriksaan Seaport Interdiction, Pelabuhan Bakauheni, Kamis (25/8/2022) pukul 03.00.
Sebanyak 651 ekor di antaranya adalah satwa yang dilindungi, yang dibawa menggunakan kendaraan mobil berplat AB 8086 D.
"Satwa dikemas menggunakan 20 boks keranjang plastik warna putih, 44 kardus kecil warna coklat, dan satu keranjang warna putih. Pengemudinya sendiri berinisial BR (27) dan SB (33)," kata dia.
Lanjut Ridho, satwa kemudian setelah dikemas dalam sebuah boks dan kardus kemudian oleh supir diletakkan di bagian kepala kendaraan dan di bagian bawah sasis untuk mengelabui petugas. Satwa tersebut diangkut dari Terbanggi, Lampung dan akan dibawa ke Jakarta.
Supir mendapatkan upah sebesar Rp1,8 juta. Saat ini guna menjaga populasi satwa liar jenis burung tetap terjaga dan menghindari risiko kematian, KSKP Bakauheni telah menyerahkan satwa liar tersebut kepada pihak Karantina Bakauheni dan BKSDA untuk dikembalikan ke alam bebas.
Untuk para tersangka telah dilakukan pemeriksaan guna proses penyidikan lebih lanjut. Sementara pasal yang dipersangkakan yakni Pasal 88 huruf a dan c UU RI No.21 Tahun 2019 Tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.
Petugas mengamankan barang bukti berupa 20 boks keranjang plastik warna putih, 44 kardus kecil warna coklat, dan satu keranjang kayu berisikan satwa liar di antaranya 30 ekor burung cucak jenggot, delapan ekor burung cucak kopi.
Lalu ada 38 ekor burung serindit,13 ekor burung kapas tembak, 71 ekor burung cucak ranting, 36 ekor burung cucak Ijo besar, 35 ekor kinoi, 35 ekor cucak ijo mini, 465 ekor pleci, 46 ekor konin, 25 ekor siri-siri, sembilan ekor cucak biru, satu ekor kepodang, 48 ekor jalak kebo, dua ekor poksai pala putih, empat ekor cililin, dan satu kendaraan. (ANTARA)
Baca Juga: Aparat Pangkalan Angkatan Laut Semarang Gagalkan Penyelundupan Puluhan Burung Dilindungi
Berita Terkait
-
Aparat Pangkalan Angkatan Laut Semarang Gagalkan Penyelundupan Puluhan Burung Dilindungi
-
Penyelundupan Puluhan Ribu Botol MMEA Ilegal di Perairan Batam Digagalkan Bea Cukai
-
Diduga Selundupkan Burung Cucak Ijo dan Kapas Tembak Tanpa Izin, Dua ABK di Semarang Diringkus Polisi
-
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ribu Botol MMEA Ilegal di Perairan Batam
-
Kurir Sabu Jaringan Internasional Ditangkap, Simpan Barang Haram di Tas Ransel Dari Malaysia Lewat Jalur Darat
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Desa Pajambon Kuningan Bersinar Lewat Program Desa BRILiaN BRI, Berhasil Majukan Ekonomi Lokal
-
7 Tips Beli iPhone dan Android Bekas Bergaransi di Marketplace, Aman dan Nggak Ketipu di 2026
-
5 Fakta Wanita Asal Lampung Tewas Ditusuk di OKU Timur, Teriakan Malam Jadi Awal Terungkapnya Kasus
-
Bandar Lampung Darurat Parkir, Pelaku Usaha Wajib Sediakan Lahan Sendiri
-
Cara Dapat Gratis Ongkir Tanpa Minimum Belanja April 2026, Ini Trik Terbaru yang Banyak Dicari