SuaraLampung.id - Aktris sekaligus sineas muda Prilly Latuconsina kini lebih sering tampil di belakang layar sebagai produser daripada menjadi pemain di film.
Profesi baru yang dijalani Prilly Latuconsina ini ternyata membuat dirinya lebih enjoy dan menikmati.
"Aku sangat menikmati dan lebih enjoy di belakang kamera. Aku sangat menikmati prosesnya, kita memulai dari nol untuk memproduksi konten film maupun serial, dari analisa, cerita, marketing, dan lainnya. Memproduseri (film dan serial) lebih menantang buatku," kata Prilly saat ditemui di Jakarta, dikutip pada Jumat (8/7/2022).
Prilly sendiri telah andil sebagai produser dalam film "Kukira Kau Rumah" (2022), serial "Hari Ini Kenapa, Naira?" (2022), dan serial "Cinta Di Balik Awan" (2022), yang ketiganya disutradarai oleh Umay Shahab di bawah rumah produksi Sinemaku.
Baca Juga: 5 Film Horor Komedi Indonesia, Bukannya Takut Malah Bikin Ngakak!
Bagi Duta Festival Film Indonesia (FFI) tersebut, meskipun menantang, proses di balik layar memiliki keseruan tersendiri.
Ia bisa bebas berkarya dan berinovasi mengikuti perkembangan tren perfilman nasional bersama teman-teman produksi yang terlibat.
"Rasanya berbeda dan ada challenge-nya sendiri. Sebagai produser, kita menentukan konten yang akan kita buat. Terlebih, market film dan series Indonesia itu tidak bisa kita baca, berbeda dengan bisnis kreatif yang lain seperti fesyen, makanan, dan lainnya yang bisa kita baca market-nya," papar Prilly.
"Beda dengan film yang sangat dinamis perubahan behaviour, market dan seleranya. Itu susah dan sebagai produser, itu menantang banget buatku dalam menentukan kira-kira konten apa yang cocok, ya? Seperti apa marketing-nya nanti? Tapi, ini bisa menjadi portofolio dan pengalaman buat kami," imbuhnya.
Saat ditanya apakah kesukaannya terlibat di balik layar akan berdampak pada karier aktingnya, Prilly mengatakan ini merupakan salah satu bentuk rasa cintanya akan dunia film Indonesia. Namun, bagaimana pun, ia juga masih sangat mencintai profesinya sebagai seorang aktor.
Baca Juga: Randy Pangalila Sebut Kisah Cintanya Mirip Film "Perjalanan Pertama"
"Ini juga merupakan wujud kecintaan aku dengan dunia film, dan aku ingin terlibat dan berkontribusi di dalamnya," kata pemain film "Danur" (2017) itu.
"(Dengan bekerja di belakang layar), Aku bisa memilih isu yang aku ingin angkat. Aku percaya film, series, dan gambar hidup adalah kendaraan tepat untuk mengangkat sebuah isu dan memberikan pesan ke penontonnya," ujarnya menambahkan. (ANTARA)
Berita Terkait
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
Review Norma - Antara Mertua dan Menantu: Film Selingkuh Menariknya Apa?
-
4 Film Adaptasi Novel Stephen King yang Bisa Kamu Tonton di Netflix
-
3 Rekomendasi Film tentang Kakak Beradik yang Mengharukan, Bikin Nangis!
-
Review Surga di Telapak Kaki Bapak: Drama Keluarga Spesial Lebaran
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
Pesta Sekura Cakak Buah: Tradisi Unik Lampung Barat di Momen Lebaran Idul Fitri
-
Mudik Motor Makin Lancar! Dermaga Khusus & Skema TBB Disiapkan di Bakauheni
-
Kronologi Begal Motor di Lampung Tengah: Korban Kehabisan Bensin, Dibuntuti, Ditodong
-
Ini Titik Rekayasa Lalu Lintas dari Bandar Lampung Menuju Pantai di Pesawaran
-
Arus Balik Lebaran 2025 Mulai Padat! Strategi Delay System Disiapkan di Pelabuhan Bakauheni