SuaraLampung.id - Puluhan jamaah Khilafatul Muslimin di Bandar Lampung menyatakan kembali ke ideologi Pancasila, Kamis (23/6/2022).
Pernyataan para jamaah Khilafatul Muslimin kembali ke ideologi Pancasila ini diucapkan di hadapan Kapolresta Bandar Lampung Kombes Ino Harianto di Mapolresta Bandar Lampung.
Sebagai bentuk kesediaan kembali ke Pancasila, para jamaah Khilafatul Muslimin ini menyerahkan atribut Khilafatul Muslimin ke polisi.
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Ino Harianto mengatakan, pihaknya menerima silaturahmi jamaah Khilafatul Muslimin, untuk menyampaikan dua poin utama.
"Mereka menyatakan bersungguh-sungguh dan punya itikad baik, untuk menegakkan ideologi negara yakni Pancasila," ujar Ino dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
"Tentu kedatangannya, kami sambut dengan baik. Mereka juga menyatakan mau melepas dan menyerahkan seluruh atributnya, baik kartu keanggotaan, seragam yang diberikan organisasi, dan simbol lainnya," kata Kombes Ino Harianto.
Semua atribut-atribut Khilafatul Muslimin sudah diterima secara simbolis, oleh Polresta Bandar Lampung dan jajarannya.
Dengan demikian, polisi memastikan aktivitas dan kegiatan apapun terkait Khilafatul Muslimin di Bandar Lampung, sudah tidak ada lagi.
"Meski demikian, mereka tetap kami awasi tiap kegiatannya. Meskipun saat ini, mereka sudah menyatakan kembali ke Ideologi Pancasila," ujar Ino Harianto.
Baca Juga: Edy Rahmayadi: Kita Tidak Perlu Memperdebatkan Soal Pancasila, Soal Kapan Dia Lahir Atau yang Lain
Sementara itu, Eks Amir Khilafatul Muslimin Bandar Lampung, Sawiyan menjelaskan, kelompoknya berjanji tidak akan melakukan kegiatan yang berhubungan dengan Khilafatul Muslimin.
"Karena situasi sudah dibubarkan, jadi kami serahkan atribut ke kepolisian seperti baju, PDH, dan lainnya, jadi tidak ada gerakan dan lainnya," jelas Sawiyan.
Berita Terkait
-
Edy Rahmayadi: Kita Tidak Perlu Memperdebatkan Soal Pancasila, Soal Kapan Dia Lahir Atau yang Lain
-
Hutang Belanja Pemkot Bandar Lampung Tersisa Rp 250 Miliar
-
Menghalangi Polisi Geledah Kantor, Dua Anggota Khilafatul Muslimin di Bandar Lampung Ditetapkan Tersangka
-
Harga Minyak Goreng Curah di Lampung Masih di Atas HET, Wamendag: Di Distributor yang Tinggi
-
Ungkap Pendanaan Khilafatul Muslimin, Polres Klaten: Infak Wajib dan Sukarela Para Jamaah
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Teknologi AI Disalahgunakan, Penipuan Deepfake Ancam Keamanan Data dan Finansial Masyarakat
-
Amuk Massa di Mesuji: Warga Bakar Ponpes Nurul Jadid karena Kasus Asusila Pimpinan Pondok
-
Bentuk Tim Khusus, Polda Lampung Buru Pelaku Penembakan Brigadir Arya Supena
-
Sempat Duel dengan Pelaku, Detik-detik Brigadir Arya Ditembak Bandit Curanmor di Bandar Lampung
-
Sempat Viral Letuskan Senpi, Salah Satu Pelaku Curanmor di Bandar Lampung Diringkus Polisi