SuaraLampung.id - Kapenrem 043/Gatam Mayor Cpm (K) Eva Yuniar Kamal enggan menjelaskan terkait penyidikan kasus pembunuhan Prajurit TNI AD Prada Agung Adi Saputra.
Prada Agung Adi Saputra tewas di Kafe Tokyo Space pada 15 Mei 2022 akibat tusukan senjata tajam.
Awalnya polisi yang menyelidiki kasus ini namun belakangan penyidikan diserahkan ke Denpom II/3 karena pelakunya diduga adalah oknum TNI AD.
Sayangnya pihak Korem 043/Gatam enggan memberikan penjelasan mengenai kasus yang menewaskan anggotanya ini.
Kapenrem 043/Gatam Mayor Cpm (K) Eva Yuniar Kamal mengaku tidak bisa menjelaskan secara jelas perkembangan kasus tersebut saat ini.
Hal itu dikarenakan sudah ada tim khusus yang saat ini bekerja menanganinya.
"Sehingga dalam hal ini, penanganan dari kasus tersebut sudah ada tim yang melaksanakannya yaitu oleh tim investigasi. Dalam pelaksanaan atau perkembangan selanjutnya, rekan-rekan semua harus bersabar, biarkan semua itu diselesaikan oleh tim tersebut," ungkapnya saat diwawancarai, Sabtu (11/6/2022) dikutip dari Saibumi.com--jaringan Suara.com.
Lebih lanjut ia menuturkan, Karena pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk menyampaikan, atau juga tidak bisa memberikan keterangan lebih lanjut.
"Karena kita memiliki struktur dan garis komando atas, sehingga jawabannya nanti kita bisa mendengarkan langsung dari Pangdam II Sriwijaya," jelasnya.
Baca Juga: Prajurit TNI AD Tewas dalam Duel di Seluma, Pelaku Menyerahkan Diri ke Polisi
Ia pun meminta, untuk memberikan ruang kepada tim investigasi guna bisa melakukan pekerjaannya dengan tenang.
"Kita menunggu saja nanti hasilnya," tukasnya.
Saat ditanya terkait tersangka, Mayor Cpm (K) Eva Yuniar Kamal juga menuturkan hal yang sama, yaitu masih belum bisa menjelaskan lebih lanjut.
Perlu diketahui sebelumnya, Kapolresta Bandar Lampung menyebut Kasus penusukan di Cafe Tokyo Space yang terletak di jalan KS Tubun No. 15 Kelurahan Enggal, Kecamatan Enggal, Kota Bandar Lampung diserahkan ke Polisi Militer TNI-AD (POMAD).
Hal tersebut disampaikan Kapolresta Bandar Lampung, Kombespol Ino Harianto saat ditemui awak media di Mapolresta.
"Untuk proses penyidikan tentunya diserahkan ke polisi militer angkatan darat (POMAD), dan POMAD yang akan memberikan klarifikasi," ungkapnya, Rabu (8/6/2022).
Berita Terkait
-
Prajurit TNI AD Tewas dalam Duel di Seluma, Pelaku Menyerahkan Diri ke Polisi
-
5 Fakta Pembunuhan Sadis Pensiunan RRI Madiun, Dibunuh saat Mau Salat Subuh ke Masjid
-
Prajurit TNI AD Alami Kebutaan karena Ditembak OPM, Jenderal Andika Perkasa Beri Semangat
-
Pensiunan Pegawai RRI Dibunuh saat Mau Salat Subuh, Penjual Es Batu Tetangga Korban Akhirnya Tertangkap
-
Polisi Enggan Beberkan Pelaku Pembunuhan Prajurit TNI AD di Kafe Tokyo Space, Penyidikan Dipegang Denpom
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Petaka Api Cemburu: Pria di Lampung Utara Tega Aniaya Kekasih hingga Tewas
-
BRI Raih Penghargaan Kemenpora, Perkuat Komitmen Majukan Industri Olahraga Nasional
-
Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung
-
Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total
-
BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal