SuaraLampung.id - Jhody Bejo pembawa acara kenamaan sudah memutuskan hijrah dan meninggalkan kehidupan glamornya sebagai seorang selebritas.
Dulu sebelum hijrah, kehidupan Jhody Bejo terkenal urakan dengan tato di tubuh dan aksesoris mentereng sebagai anggota klub motor besar.
Semua itu kini sudah ditinggalkan Jhody Bejo karena ia sekarang lebih banyak menghabiskan waktunya untuk beribadah kepada Allah SWT.
Sejak hijrah, perilaku Jhody berubah dimana ia tidak ingin lagi melakukan dosa sekecil apapun dalam hidupnya.
Bahkan untuk urusan kecil membuang sampah saja, jadi perhatian besar bagi seorang Jhody Bejo karena akan dihitung di yaumil akhir nanti.
"Saya mau buang sampah saja mikir. Saya pernah buang (kulit) pisang lupa. Reflek. Abis makan, buang. Saya mau balik lagi sebenarnya. Saya mau nyari itu kulit pisangnya karena saya takut orang kepeleset, karena ada hisab kan," ujar dia dikutip dari YouTube Dondy Tan.
Bahkan Jhody mengaku pernah marah besar kepada istrinya gara-gara istrinya mematikan semut.
"Saya pernah marah-marahin istri saya sampe saya seharian ga ngomong gara-gara matiin semut," kata Jhody Bejo.
Kepada istrinya, Jhody melarang untuk mematikan semut karena itu adalah makhluk Allah.
Baca Juga: Kisah Fotografer Hijrah, Enggan Foto Wedding di Gereja hingga Tolak Memotret Wanita tanpa Hijab
"Kamu bisa bikin apa ga, saya bilang gitu. Akhirnya sejak itu ia ga berani matiin semut lagi. Saya ga ajak ngomong, saya benci sekali sama dia waktu itu," cerita Jhody.
Jhody lalu berpesan kepada umat Islam untuk berbuat baik dan jangan bosan berbuat baik.
"Yang lebih penting adalah anda menjadi lebih baik dari yang dulu," ujar dia.
Berita Terkait
-
Kisah Fotografer Hijrah, Enggan Foto Wedding di Gereja hingga Tolak Memotret Wanita tanpa Hijab
-
Deddy Mizwar Bantu Proses Hijrah Tio Pakusadewo
-
Perjuangan Tio Pakusadewo Lepas dari Sabu, Sempat Sakau hingga Sekujur Tubuhnya Sakit di Lokasi Syuting
-
Puasa Lancar dan Berhasil Lepas dari Narkoba, Tio Pakusadewo Anggap Ramadan Tahun Ini Paling Indah
-
Tio Pakusadewo Sakau di Lokasi Syuting, Kesakitan sampai Dibantu Para Kru
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Siap Tarung di Dunia Kerja: Disnaker Lampung Sebar Pelatihan Vokasi di 33 Titik Strategis
-
Miris! Anak di Way Kanan Dicabuli Selama Enam Tahun
-
Seni, Lari, dan Kuliner: Wajah Baru Pariwisata Lampung dengan Putaran Uang Rp53 Triliun
-
Sopir Truk Asal Balam Pura-Pura Dirampok Saat Tidur, Ternyata Uang Jalan Ludes di Meja Judol
-
7 Jam Anshori Djausal Diperiksa Kejati Lampung Terkair Alur Dana PT LEB