SuaraLampung.id - Gara-gara anaknya dituduh menjadi pelakor, seorang aparatur sipil negara (ASN) di Lampung Utara menjadi korban kekerasan.
Linda Firyani (48), warga Tanjungmas, Desa Kembang Tanjung, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara, mengaku dianiaya oleh seorang berinisial AN pada Senin (23/5/2022) lalu.
AN adalah adik kandung dari istri pertama Iw. Sementara anak Linda, adalah istri kedua dari Iw. AN menuding anak Linda telah merebut Iw dari kakaknya.
Linda menceritakan, awalnya AN mendatangi kediaman anak Linda. AN menanyakan keberadaan Iw yang sudah beberapa hari tidak pulang ke rumah istri pertamanya.
Sementara Iw sendiri tidak ada di rumah tersebut. Karena tidak mendapat jawaban, AN menjambak rambut dan mengarahkan pukulan ke arah mata kiri korban.
"Kamu itu sebagai PNS kasih tau anak kamu jangan jadi pelakor," ungkap Linda menirukan ucapan AN, Rabu (25/5/2022) dikutip dari saibumi.com--jaringan Suara.com.
Tidak hanya Linda, AN juga menjambak rambut anak korban yang bernama Shela sambil menyeret sampai ke halaman depan rumah korban, serta mengacak-acak halaman rumahnya.
Tidak terima atas perbuatan AN, Linda melaporkan tindakan penganiayaan itu ke Polres Lampung Utara.
Laporan itu tertuang dalam SPTL/1404/B-1/IV/2022/SPKT/Polres Lampung Utara/Polda Lampung, tentang tindak pidana penganiayaan dan pengrusakan.
"Saya berharap polisi bisa segera menindaklajuti laporan saya itu, dan pelaku dapat di proses sesuai dengan aturan yang berlaku. Supaya dari kejadian ini dapat menjadi pelajaran yang berharga bagi pelaku" harapnya.
Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Eko Rendi Oktama, membenarkan adanya laporan tersebut.
Menurutnya laporan korban baru saja diterima, dan perkembangannya akan disampaikan melalui SP2HP kepada pelapor.
"Ia benar tanggal 23 kemarin laporan sudah kami terima, untuk perkembangannya akan di sampaikan kepada pelapor" tulis Kasat Reskrim melalui pesan WhatsAppnya.
Hingga berita ini di tayangkan terlapor (AN,red) belum berhasil di konfirmasi.
Berita Terkait
-
Kacau! Diingatkan Agar Tak Ugal-ugalan Di Jalan, Dua Pemotor Ini Malah Aniaya Polisi Hingga Pendarahan
-
3 Orang Diduga Pelaku Penganiayaan Santri hingga Tewas di Sumut Ditangkap
-
Viral Aniaya Adik Kelas Gegara Salah Kirim Pesan, 3 Siswi SMP di Semarang Ditangkap Polisi
-
Mayoritas ASN di Kabupaten Asmat Diserang Penyakit Kolesterol dan Asam Urat
-
Terpopuler: Kapolda Ogah Jadi Pj Gubernur DKI, Gary Iskak dan 4 Temannya Ditangkap
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang Tak Kenal Lelah Bantu Pedagang Keluar dari Jerat Rentenir
-
Dari Pintu ke Pintu, Kisah Dewi Natalia Membawa Pedagang Pasar Lepas dari Rentenir
-
Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas
-
Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar