SuaraLampung.id - Kepolisian Daerah (Polda) Lampung, mengimbau warga Lampung yang merayakan Idul Fitri agar tidak takbir keliling.
Kapolda Lampung, Irjen Pol Hendro Sugiatno mengharapkan agar tidak melakukan konvoi kendaraan saat malam takbiran dan juga memasang knalpot yang berisik sehingga membuat kebisingan di masyarakat.
"Diharapkan kegiatan tersebut tidak dilaksanakan, melainkan diisi dengan kegiatan positif," kata dia.
Hendro menambahkan bagi masyarakat yang merayakan Idul Fitri akan lebih baik jika melaksanakan takbir di masjid, mushalla, dan di rumah.
Hal bertujuan agar tidak adanya cluster baru Covid-19 di tengah masyarakat dan juga tidak menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Jika ada masyarakat yang sengaja merayakan malam takbiran dengan balap liar bahkan dengan pesta minuman keras maka akan ditndak tegas.
"Kita akan tindak tegas itu, melaksanakan takbiran di masjid atau di rumah bersama keluarga itu lebih baik," teganya. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
-
Kronologi Kecelakaan Empat Kendaraan Beruntun di Tol Terbanggi Besar, Diawali Bus yang Oleng
-
Mobil Toyota Calya Nyangkut di Flyover Jakabaring, Sopir Warga Lampung Diduga Mengantuk
-
Detik-detik Mobil Travel Terbakar di Jalan Tol Lampung-Palembang, Angkut Pemudik Asal Bandung
-
Jadwal Imsakiyah Kota Bandar Lampung Hari Ini, Minggu 1 Mei 2022
-
Jadwal Imsakiyah Kota Metro Hari Ini, Minggu 1 April 2022
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jaringan Aktivis 98 Lanjutkan Gerakan Warga Peduli Warga di Lampung
-
673 Hektare Lahan Way Kambas Hangus, Petugas Padamkan Api Hanya Berbekal Gepyok Kayu
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi
-
Pemkot Bandar Lampung Sambut Baik Rencana Guru PPPK Ditarik ke Pusat
-
Benteng Terakhir Sukorahayu: Saat Petani Ikhlas Kehilangan Sawah Demi Damai dengan Gajah