Scroll untuk membaca artikel
Wakos Reza Gautama
Selasa, 05 April 2022 | 08:48 WIB
Rapat paripurna DPRD Bandar Lampung, Senin (4/4/2022). DPRD meminta Pemkot Bandar Lampung menindaklanjuti adanya dugaan kebocoran PAD. [ANTARA]

"Inspektorat juga lagi turun, kalau memang ada ya kita tindaklanjuti sesuai dengan peraturan. Kemarin kita maklum karena kita ada beberapa kegiatan dan sedang dalam masa pandemi COVID-19," kata dia.

Tanggapan Inspektorat

Inspektorat Bandar Lampung menyampaikan bahwa hasil tindak lanjut atas temuan dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI yang mengharuskan sejumlah dinas mengembalikan dana ke kas daerah (Kasda) telah mencapai 75,74 persen.

"Rekomendasi BPK RI sekitar Rp5,1 miliar yang haris dipulangkan oleh Pemkot Bandar Lampung dan saat ini prosesnya telah mencapai 75,74 persen," kata Inspektur Kota Bandar Lampung, Robi Suliska Sobri.

Baca Juga: Jadwal Imsak, Salat dan Berbuka Puasa Kota Bandar Lampung Hari Ini, Selasa 5 April 2022

Dia mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar mereka segera memenuhi rekomendasi dari BPK dan DPRD.

"Jadi sebenarnya bukan kebocoran tapi ada pemeriksaan BPK terhadap kegiatan fisik, baik di Dinas PU, Pendidikan dan lainnya yang terdapat temuan yang harus dipulangkan ke kas daerah (Kasda) sebesar Rp5,1 miliar," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pansus Kepatuhan Atas Belanja Daerah Terkait Infrastruktur TA 2021, Afrizal, mengungkapkan bahwa temuan BPK RI tersebut terkait kelebihan pembayaran.

"Ada dua dinas yang belum selesai, kalau tidak salah Dinas PU dan Dinas Pendidikan, tapi globalnya 75,74 persen yang sudah dikembalikan dan menyerahkan STS-nya," kata Anggota DPRD Kota Bandar Lampung tersebut. (ANTARA)

Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Kota Bandar Lampung Selasa 5 April 2022

Load More