SuaraLampung.id - Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas tingkat SD dan SMP sudah dimulai di Kota Bandar Lampung sejak kemarin Senin (14/3/2022).
Pemerintah Kota Bandar Lampung akan mengevaluasi pelaksanaan PTM terbatas tingkat SD dan SMP dalam sepekan ke depan.
"PTM sudah dimulai, sepekan ke depan akan kita evaluasi bagaimana pelaksanaan belajar mengajar di sekolah dengan melihat kondisi COVID-19," kata Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Senin (14/3/2022).
Apabila situasi pandemi COVID-19 di Kota Bandar Lampung lebih melandai, kata Eva, maka pelaksanaan PTM yang saat ini hanya diisi 50 persen siswa dari kapasitas ruangan akan beralih ke penerapan 100 persen.
"Pekan ini kita ujicoba dulu, kalau baik pelaksanaannya dan protokol kesehatan juga diterapkan dengan baik di sekolah serta kasus menurun maka PTM tidak lagi 50 persen," katanya.
Ia pun meminta kepada semua kepala sekolah serta guru di sekolah-sekolah di Bandar Lampung agar menerapkan prokes. Selain itu juga memperhatikan dan memantau prokes anak didiknya.
"Kepala sekolah dan guru itu harus memantau prokesnya. Saya juga tadi sudah bertemu dengan wali murid dan memberikan pengertian kepada mereka kenapa PTM baru dilaksanakan. Kami ini bukan tidak mau melaksanakan PTM secepatnya tapi memang karena sebelumnya kondisi tidak memungkinkan," ujarnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Bandar Lampung mengambil kebijakan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dengan 50 persen dari kapasitas ruangan kelas dengan waktu belajar-mengajar setengah hari.
Sementara itu berdasarkan data dari Bappeda Lampung, kasus konfirmasi harian positif COVID-19 di Kota Bandarlampung mengalami penambahan 34 pasien, jumlah tersebut menurun jika dibandingkan dengan Minggu (13/3) dimana kasus COVID-19 harian berjumlah 54 pasien. (ANTARA)
Baca Juga: Seribuan Sekolah di Boyolali Laksanakan PTM Terbatas, Mulai Jenjang TK hingga SMP
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Sempat Buron Setahun, Pengeroyok Panitia Futsal Kampus UM Metro Akhirnya Diciduk
-
Kejar-kejaran Dramatis Berujung Patah Tulang! Pelarian Residivis Maling Gadget di Pringsewu Berakhir
-
Numpang Tidur Seminggu, Cucu di Tulang Bawang Malah Embat Motor dan HP Kakek Sendiri
-
Orang Dalam Berkhianat! Eks Satpam Dalangi Pencurian Kabel Rp480 Juta di Lampung Tengah
-
BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang