SuaraLampung.id - Tim Gabungan Tekab 308 Satreskrim Polres Lampung Tengah menembak mati begal sadis yang biasa beraksi lintas kabupaten inisial RM (27), Kamis (24/2/2022) sore.
Selain menembak mati RM, tim juga melumpuhkan rekannya inisial FF (22). Kedua tersangka ini diketahui sering beraksi di Lampung Tengah, Bandar Lampung, Metro, Tulang Bawang Barat, dan Tulang Bawang.
"Penangkapan keduanya bermula, saat tim mendapat informasi, keduanya berada di Bandar Jaya. Kemudian tim patroli hunting, hingga mendapati keduanya berada di lapangan bulu tangkis Yukum Jaya," kata AKBP Doffie Fahlefi Sanjaya saat ekspos di Mapolres Lampung Tengah, Jumat (25/2/2022) dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Setelah itu, langsung dilakukan penangkapan terhadap pelaku, sedang mengendarai sepeda motor Honda Beat.
Namun satu pelaku RM berhasil melarikan diri, sedangkan pelaku FF berhasil ditangkap.
"Saat pengejaran, tim sebenarnya dibantu warga sekitar, namun pelaku RM di tengah Jalan Yukum Jaya, mencoba merampas motor warga. RM mengancam dengan senjata api, namun korban melawan, sehingga sepeda motornya gagal dibawa pelaku," ujar Doffie.
Setelah itu, pelaku kembali melarikan diri dari kejaran warga dan petugas. Pelaku sempat dilempari batu dan benda-benda lainnya, oleh warga hingga mengenai badan pelaku.
Setelah itu, pelaku RM juga sempat melukai warga dengan senjata tajam, saat hendak merampas sepeda motor warga lagi. Kemudian dikejar oleh Tekab 308, karena merasa tertekan, pelaku RM ini kembali mengeluarkan senjata api, sehingga warga mundur dan tidak berani.
"Pelaku RM sempat menembakkan senjatanya ke udara, bahkan mengarahkan ke anggota di lapangan. Dengan sigap, anggota terpalsa langsung melakukan tindakan tegas dan terukur," ungkap Doffie.
Baca Juga: Polisi Tembak Mati Pelaku Curas di Medan
Kemudian anggota dibantu warga sekitar, membawa pelaku ke Rumah Sakit Harapan Bunda, untuk dilakukan pertolongan medis. Namun sesampainya di rumah sakit, pelaku RM tewas karena kehabisan darah.
Sementara dari penuturan rekan RM yakni FF, keduanya mengaku baru beraksi delapan kali, dengan modus dan cara berbeda-beda. Pelaku terakhir kali beraksi di indekos daerah Anak Tuha, Lampung Tengah.
Dari hasil penangkapan, diamankan barang bukti berupa kunci Letter T, sepucuk senjata api rakitan jenis revolver, dan dua butir amunisi peluru yang sudah ditembakkan. Lalu sebilah badik, sepeda motor, tas, jaket, gunting, dan obeng.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Tangisan Balita Mengungkap Kematian Tragis Seorang Ayah di Jati Agung
-
Perkuat Inklusi Keuangan, BRImo Bukukan 3,32 Miliar Transaksi hingga Juni 2026
-
Servis Motor Timbulkan Percikan Api, Mobil Pikap Hingga Sepeda Anak Hangus
-
Pemicu Konflik Anak Tuha Versi Kapolres Lampung Tengah
-
Jembatan Garuda Merah Putih di Way Bungur Jadi Harapan Baru Masyarakat