SuaraLampung.id - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa bereaksi atas pelaporan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman ke Pusat Polisi Militer TNI AD (Puspomad).
KSAD Jenderal Dudung dilaporkan ke Puspomad atas dugaan penghinaan agama oleh Koalisi Ulama, Habaib, dan Pengacara Anti Penodaan Agama.
Pelaporan penghinaan agama ini terkait dengan pernyataan Jenderal Dudung yang sempat viral yaitu "Tuhan bukan orang Arab".
Jenderal Andika Perkasa mengatakan pihaknya punya kewajiban menindaklanjuti laporan terhadap Jenderal Dudung.
Menurut Andika, penyidik Puspomad sudah melakukan serangkaian tindakan menindaklanjuti laporan tersebut.
"Sudah kita mulai sejak Senin kemarin," kata Jenderal Andika dikutip dari YouTube Kompas TV.
Andika mengutarakan, penyidik Puspomad sudah meminta keterangan dari pelapor dan juga konfirmasi ke beberapa pihak.
"Termasuk nanti menghadirkan saksi ahli untuk memastikan kami memahami konten tuntutan maupun ucapan Jenderal Dudung," kata Andika Perkasa.
Ia kembali menegaskan bahwa pihaknya pasti menindaklanjuti laporan terhadap Jenderal Dudung.
Baca Juga: Koalisi Ulama Habaib Bakal Laporkan KASAD Jenderal Dudung Abdurachman, Musli: Perlu Didakwahi
"Kami pasti akan menindaklanjuti," tandasnya.
Diketaui pada acara Podcast Deddy Corbuzier yang tayang di kanal YouTube pada November 2021, Jenderal Dudung mengeluarkan pernyataan yang kontroversial.
"Kalau saya berdoa setelah salat, berdoa saya simpel aja, ya Tuhan, pakai Bahasa Indonesia saja karena Tuhan kita bukan orang Arab. Ya Tuhan, ya Allah SWT, saya ingin membantu orang, saya ingin menolong orang," kata Dudung.
Kalimat Tuhan bukan orang Arab inilah yang dipermasalahkan sejumlah kelompok umat Islam.
Jenderal Dudung dianggap telah melakukan penghinaan agama atau penodaan agama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Status Gunung Anak Krakatau Turun ke Level Waspada, Zona 2 Km Tetap Terlarang
-
Gubernur Lampung Instruksikan Pangkas Izin Perumahan: Atasi Backlog Tak Cukup Andalkan Bedah Rumah
-
Diduga Rem Blong, Fuso Oranye 'Sapu' Antrean Kendaraan di Jalan Pramuka: Korban Dilarikan ke RS
-
Truk Ekspedisi Mundur Mendadak di Bandar Lampung: Hantam Pom Mini, Warung Kelontong Ludes Terbakar
-
Skandal Korupsi Masjid Agung Mesuji dan Kredit Fiktif Rp6,7 Miliar Dibongkar Polda Lampung