SuaraLampung.id - India saat ini sedang membangun jembatan kereta api tertinggi di dunia yang menghubungkan Jammu dan Kashmir.
Jembatan kereta api tertinggi di ketinggian 359 meter selesai dibangun pada April 2021, bahkan lebih tinggi dari menara Eiffel.
Proyek jalur kereta api Udhampur-Srinagar-Baramulla yang ambisius setelah selesai akan menghubungkan lembah Kashmir ke dataran melalui jaringan kereta api, membuat pergerakan orang dan barang menjadi lebih mudah.
Proyek ini dinilai menjadi revolusioner untuk Wilayah Persatuan Jammu dan Kashmir karena akan mengubah lanskap ekonomi di sana.
Meski bentangan trek rute ini tidak lebih dari 111 km, namun trek sepanjang 97,34 kilometer ini memiliki terowongan. Sebelum kereta mulai melaju di jalur Udhampur – Baramulla, terowongan sepanjang 8,5 kilometer menghubungkan Qazigund dan Banihal di Jammu dan Kashmir.
Terowongan ini dibuka pada 2021 untuk umum.
Terowongan berteknologi tinggi itu akan membuat Kashmir tetap terhubung ke seluruh negeri sepanjang tahun.
Dengan biaya hampir 300 juta dolar AS, terowongan ini dibangun di ketinggian 1.790 meter.
Pada tahun 2020, Jamnu dan Kashmir muncul sebagai salah satu wilayah dengan kinerja terbaik di India untuk mengembangkan jalan.
Baca Juga: Sejarah Kocak Warna Baju Polisi India yang Ramai Disamakan dengan Seragam Satpam Indonesia
Pada 19 Januari 2022, Menteri Dalam Negeri India Amit Shah mengatakan bahwa status negara bagian Jammu dan Kashmir akan dipulihkan setelah situasi di Wilayah Persatuan menjadi normal.
Area lain di mana perkembangan baru telah mengubah lanskap Jammu dan Kashmir adalah pembangkit listrik tenaga air.
Meskipun ekonomi tumbuh, selama bertahun-tahun India telah berkomitmen untuk tujuan energi bersih dan terbarukan.
Upaya membangun proyek pembangkit listrik tenaga air di area Himalaya yang rapuh secara geologis tidaklah mudah.
Sejauh ini hanya seperempat dari potensi tenaga air besar di India yang telah dimanfaatkan.
Jawaban untuk mengatasi tantangan ini adalah pembangkit listrik tenaga air ‘run-of-the-river’ yang menghasilkan listrik bersih dengan dampak minimal terhadap lingkungan.
Setelah keberhasilan proyek semacam itu di negara bagian Himachal Pradesh, Pemerintah India terus meniru model di Jammu dan Kashmir.
Pertumbuhan pembangunan di kawasan ini telah terjadi setelah lama terhenti karena ketidakstabilan politik di kawasan itu yang menghambat pembangunan selama beberapa dekade.
Setelah amandemen konstitusi di India membawa negara bagian Jammu dan Kashmir sebelumnya di bawah administrasi Pemerintah Pusat di Delhi, India telah menetapkan rencana besar untuk pengembangan wilayah tersebut. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Mencekam! 9 Fakta Bus Terjun ke Sungai di Tanggamus Saat Lewati Jembatan Gantung
-
Cara Menghitung Bunga Tunggal Tabungan Bank dengan Rumus dan Contoh Soal
-
Kenapa Tol Terpeka Ditutup? Hutama Karya Sebut Ada Kepentingan Pertahanan Negara
-
7 Fakta Pemerasan Berkedok Wartawan di Tulang Bawang, Korban Diancam Sebar Foto Pribadi
-
Noodle Fair Alfamart Februari 2026: Mie Instan Favorit Promo Besar, Ada Beli 1 Gratis 1