SuaraLampung.id - Kecelakaan lalu lintas di Pekon Banjar Manis, Kecamatan Cukuh Balak, yang terjadi pada Kamis (23/12/2021) masih ditangani penyidik Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanggamus.
Kecelakaan terjadi antara dump truck Mitsubishi BE 8365 UP yang dikemudikan HN (33) dan sepeda motor Honda Supra Fit 6233 D yang dikendarai NR (13) dan berpenumpang NA (10).
Akibat kecelakaan ini, penumpang NA (10) meninggal dunia.
Kasat Lantas Polres Tanggamus, AKP Jonnifer Yolandra mengatakan, pihaknya masih menangani kasus kecelakaan lalu lintas tersebut.
Pernyataan Kasat Lantas ini membantah isu yang beredar bahwa kasus kecelakaan ini tidak ditangani dan sopir dump truk yang menabrak motor hingga penumpangnya tewas berkeliaran.
"Belakangan muncul dugaan sopir dump truck, yaitu HN, berkeliaran bebas. Kabar itu sama sekali tidak benar. Segala upaya kami lakukan untuk menemukan titik terang dari perkara ini," kata dia dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Satlantas Polres Tanggamus menegaskan sopir dump truck masih berstatus sebagai saksi setelah dua kali melakukan gelar perkara.
Sejak hari kejadian sampai kini, HN masih mengamankan diri di Mapolres Tanggamus.
Hal itu diperkuat dengan surat pernyataan dari HN yang ingin mengamankan diri untuk menghindari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Baca Juga: Gegara Status WhatsApp Makan Keringat Teman, Sopir Tersinggung hingga Bacok Kepala Teman
AKP Jonnifer Yolandra melanjutkan, penyidik masih melakukan persiapan rekonstruksi kecelakaan lalu lintas tersebut. Lalu, untuk perkembangan perkara ini, pihaknya selalu mengirimkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) kepada pihak keluarga korban dan penasehat hukumnya.
"Jadi dalam penanganan perkara ini, kami berupaya semaksimal mungkin untuk mengedepankan transparansi. Setiap progresnya kami selalu sampaikan pada pihak keluarga korban dan penasehat hukumnya," kata Kasat.
Dia berharap doa dan dukungan, agar kasus tersebut segera menemukan titik terang. "Kami memohon kepada segenap masyarakat untuk mendoakan supaya kasus ini segera menemukan titik terang," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ
-
Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan
-
Injak Kepala Teman hingga Tewas, Pelarian Buronan Pringsewu Kandas di Tangan Tekab 308
-
Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah
-
Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik