Ilustrasi Dorce Gamalama. Dorce Gamalama sebut dua ulama yang melindunginya di dunia. [Instagram]
"Tapi nanti gimana ke Atasnya (Tuhan) biarlah kata Gus Dur Wes karepe Gusti Allah," ucapnya.
Menurut Dorce, Gus Dur ga pernah bilang kenapa dirinya memilih jadi transgender.
"Terserahlah orang mau ngomong apa yang penting saya baik sama orang. Mau neraka mau surga itu urusan Allah. Tapi jujur saya tidak pernah didiskriminasi. Dia menganggap saya sebagai perempuan muslimah," katanya.
Setelah Gus Dur meninggal, bagi Dorce tidak ada lagi ulama yang seperti Gus Dur yang lebih mengedepankan hati dalam dakwahnya.
"Yang ada ulama sekarang kalo ga haram ya apa lah. Jadi ga sedep. Memang ga nyerang saya. Kalo Gus Dur itu orangnya bisa apa ya punya hati. Seorang guru tidak menggurui orang dengan menjatuhkan orang," kata Dorce.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan
-
Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat
-
Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup
-
Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun
-
3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu