SuaraLampung.id - Pihak Dinas Pekerjaan Umun (PU) Kota Bandarlampung mengakui renovasi jembatan Pulau Pasaran yang merupakan akses darat ke sentra ikan teri asin karena faktor alam.
"Rehabilitasi jembatan terhenti karena faktor alam, ya kalau airnya surut pontonnya kan tidak bisa gerak, maka dikerjakan kalau kondisi sudah normal," kata Kepala Dinas PU Kota Bandarlampung, Iwan Gunawan melansir ANTARA.
Kondisi atau cuaca di Bandarlampung diharapkan bisa bersahabat sehingga pekerjaan memasang tiang pancang dilanjutkan.
"Kita juga ingin secepatnya ini selesai, maka kita sedang cari solusi lain agar pekerjaannya berlanjut," ujarnya.
Jembatan menuju Pulau Pasaran yang sebagiannya ambles disebut pekerjaan tidak darurat karena dinilai kokoh untuk dilalui.
"Sebenarnya kan ini jembatan hanya turun saja tapi masih kuat, maka kita hanya perbaiki sisi yang ambles kemudian disambungkan ke bagian yang masih bagus, jadi tidak terlalu darurat kecuali sudah terputus antarbagian," katanya.
Dia pun mengungkapkan Pemkot Bandarlampung berencana akan membuat jembatan baru yang bisa dilalui kendaraan roda empat.
"Tahun ini telah dianggarkan Rp5 miliar untuk membangun jembatan penyeberangan baru dengan luas 4 meter, jadi nanti mobil bisa masuk, sehingga mempermudah pengangkutan industri kecil menengah di sana," kata dia.
Jembatan Pulau Pasaran jadi pada tahun 2013 yang memiliki panjang kurang lebih 100 meter dan berada 2 sampai 3 meter di atas permukaan laut dangkal. (ANTARA)
Baca Juga: Kasus COVID-19 Omicron Belum Ditemukan di Sumsel, Warga Diminta Tetap Waspada
Berita Terkait
-
Prakirakan Cuaca BMKG 16 Januari 2022, Lampung Diguyur Hujan Lebat
-
Oknum Guru di Pesisir Barat Cabuli Belasan Muridnya, LPA Lampung: Hukum Kebiri
-
Vaksinasi Booster Gunakan Vaksin Berbeda dari Dosis Pertama dan Kedua, Ini Kata Diskes Lampung
-
Pengendara Keluhkan Genangan Air di Jalan Bypass Panjang Bandar Lampung, Licin dan Bikin Macet
-
Ribut dengan Rekan Kerja di Bank Lampung, Janita Citra Dewi Dihukum Masa Percobaan
Terpopuler
- Jari Buntung Usai Caesar di RS Islam Pondok Kopi, Pasien BPJS Tolak Kompensasi Rp275 Juta
- Driver Ojol yang Dilindas Rantis Polisi di Pejompongan Tewas!
- Driver Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Brimob Bernama Affan Kurniawan
- Innalillahi! Pengemudi Ojol yang Dilindas Mobil Rantis Brimob Meninggal Dunia
- Rantis Brimob Lindas Ojol di Pejompongan: Video Viral Picu Amarah Massa
Pilihan
-
Pekerja Kawasan Sudirman Diminta Pulang Cepat Imbas Demo Beruntun
-
Ada Rentetan Demo, Kemenko Ekonomi: Yang Penting Damai, Jangan Sampai Bikin Investor Kabur
-
CEK FAKTA: Mal Atrium Senen Dijarah Massa saat Aksi Demo 28-29 Agustus 2025
-
Investor Asing Pelototi Rentetan Demo Hingga Ojol Tewas, Aksi Jual Marak
-
IHSG Ikut Berduka, Anjlok 2,27 Persen Siang Ini
Terkini
-
Ayung, Direktur PT CKB, Jadi Tersangka Korupsi BNI Griya - Begini Modusnya
-
Kasus Bayi Alesha: Dokter Billy Buka Suara Soal Tuduhan Penipuan dan Penggelapan, Ini Pengakuannya
-
UPDATE Pencarian Penumpang KMP Tegar Jaya yang Tenggelam di Tegal Mas: 1 Ditemukan Tewas
-
Ultimatum untuk Paul Munster! Suporter Bhayangkara FC: Wajib Menang Lawan Persis Solo
-
BRI Permudah Reaktivasi Rekening Dormant via BRImo, Tak Perlu ke Kantor Cabang