SuaraLampung.id - Sebuah rekor tercipta di platform YouTube. Pemecah rekor di Youtube ialah video musik Baby Shark Dance. Video ini berhasil mengumpulkan lebih dari 10 miliar penayangan.
Hal ini menjadikan video musik Baby Shark Dance sebagai video pertama yang berhasil memecahkan rekor dalam sejarah Youtube.
Baby Shark Dance unggul atas video musik untuk lagu megahit Luis Fonsi dan Daddy Yankee “Despacito” yang telah ditonton sebanyak 7,7 miliar kali.
“Ini merupakan perjalanan yang benar-benar bermakna untuk menyaksikan bagaimana Baby Shark telah menghubungkan orang-orang di seluruh dunia,” kata CEO Pinkfong Kim Min-seok, dikutip dari The Hollywood Reporter pada Kamis (13/1/2022).
Lagu “Baby Shark” pertama kali dirilis pada Juni 2016 sebagai bagian dari seri lagu anak-anak Pinkfong.
Sejak debut videonya, “Baby Shark” telah meluncurkan waralaba yang mencakup serial animasi di Nickelodeon, program lisensi merchandise global, tur langsung ke seluruh dunia, game interaktif, NFT, dan sebagainya.
Serial animasi “Baby Shark’s Big Show!” yang diproduksi bersama dengan Nickelodeon Animation Studio dikabarkan akan lanjut ke musim kedua, sementara film fiturnya sedang dalam pengembangan. Sekuel untuk Netflix “Pikfong and Baby Shark's Space Adventure” juga sedang dalam tahap pengerjaan.
Dikutip dari Yonhap, Pinkfong mengatakan 10 miliar kali penayangan merupakan jumlah besar yang melampaui populasi dunia sebesar 7,8 miliar jika merujuk pada data oleh Dana Kependudukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNFPA).
Jumlah penayangan “Baby Shark” dapat menunjukkan bahwa semua orang yang hidup di bumi telah melihat video tersebut setidaknya sekali, kata perusahaan itu.
Baca Juga: Cara Download Lagu di MP3 Juice, Video YouTube Jadi Lagu MP3
Lagu tersebut juga mendapatkan gelar Guinness World Records sebagai video yang paling banyak ditonton di YouTube dengan mengumpulkan 7 miliar penayangan pada November 2020 dan sejak saat itu menduduki video teratas di platform tersebut selama 15 bulan berturut-turut.
“Baby Shark” bahkan berhasil mencapai tangga musik global dengan menempati peringkat nomor 32 di Billboard's Hot 100 dan nomor enam di British Official Charts pada 2019. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Niat Beli Motor Lewat Facebook, Pemuda di Way Kanan Malah Ditodong Senjata Api
-
Modal Sapu dan Hanger, Pelarian 10 Bulan Otak Pembobol Rumah di Bandar Lampung Berakhir
-
Mahar Rp126 Ribu di Balik Jeruji: Kisah Haru Akad Nikah Tahanan Narkoba di Polres Pringsewu
-
Tak Terima Ditagih Utang, Kakak Beradik di Pringsewu Kompak Aniaya Korban
-
Ironi Oknum ASN di Tanggamus: Nekat Curi Jalak Suren Pakai Bambu 10 Meter Demi Nyabu