SuaraLampung.id - Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno meminta masyarakat Lampung tidak merayakan malam Tahun Baru di luar rumah. Kapolda berharap perayaan Tahun Baru diselenggarakan di rumah masing-masing.
Alasan Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno mengimbau masyarakat merayakan Tahun Baru di rumah agar tidak terjadi penyebaran COVID-19.
"Lebih baik di rumah bersama keluarga, mengingat COVID-19 masih ada ditambah ada virus baru Omicron yang sudah masuk ke Tanah Air," kata Kapolda pada rilis akhir tahun 2021 Polda Lampung, di Graha Wiyono Siregar (GWS), Rabu (29/12/2021) dikutip dari ANTARA.
Ia menyebutkan, kendati kasus COVID-19 mulai melandai, tapi jangan sampai terlena, terlebih ada kasus virus Omicron yang telah masuk ke Indonesia.
Ia meminta masyarakat untuk menghindari keramaian dan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) secara ketat guna memutus mata rantai COVID-19.
"Pakai masker dan jaga jarak, karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 masih diterapkan di Bandarlampung," ucap Kapolda Lampung.
Kepolisian juga melakukan upaya untuk mencegah keramaian dan kerumunan dan personel ditempatkan di ruang-ruang publik.
"Kalau semuanya menjaga prokes, kita juga enak beribadah. Beraktivitas juga enak dan bisa makan bersama keluarga," tambahnya.
Di sisi lain, Hendro menegaskan akan terus mendorong vaksinasi di Provinsi Lampung mengingat cakupan vaksinasi belum mencapai 70 persen.
Baca Juga: Jumlah Merchant di Lampung Pengguna QRIS Meningkat, Tapi Transaksinya Rendah
"Ada delapan dari 15 kabupaten/kota di Lampung yang cakupan vaksinasinya belum mencapai 70 persen. Karena itu kita dorong terus agar mencapai target tersebut," pungkasnya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Tukar Valas Makin Mudah, BRI Money Changer Hadir di Berbagai Titik Strategis
-
3 Tahun Hidup Serumah dengan Predator: Evakuasi Buaya 2,7 Meter di Balam Berlangsung Dramatis
-
Polres Metro Bongkar Praktik Bisnis Gelap Solar Subsidi: Modus Borong SPBU untuk Ditimbun
-
Sikapi Jalsah Salanah Ahmadiyah di Lamsel, MUI Lampung: Tolak Aksi Sweeping
-
Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal