SuaraLampung.id - Umat Kristiani akan merayakan Natal pada 25 Desember 2021. Setiap negara memiliki tradisi berbeda dalam merayakan Natal.
Bahkan ada beberapa negara yang memiliki tradisi unik dalam merayakan Natal. Berikut adalah tradisi unik perayaan Natal di beberapa negara yang dikutip dari ANTARA.
1. Ukraina
Malam Natal di Ukraina ditandai dengan berkumpul bersama keluarga. Di atas meja harus terdapat 12 hidangan yang melambangkan 12 rasul. Adapun hidangan utamanya adalah Kutia, gandum rebus yang dicampur dengan biji poppy dan madu.
Rumah didekorasi dengan potongan batang gandum yang disebut didukh, yang melambangkan roh nenek moyang. Hal tersebut diyakini bahwa nenek moyang akan menghabiskan waktu bersama keluarga mereka.
Selain itu, anak-anak akan tampil di pertunjukan Vertep, yaitu teater boneka dan drama yang menyajikan adegan kelahiran dan drama misteri. Atribut penting di pertunjukan ini adalah bintang Natal yang dianggap sebagai simbol sukacita.
Kemudian, akan ada Malanka, sebuah karnaval yang telah menjadi perayaan tradisional di Ukraina. Malanka merupakan parade mewah di mana orang-orang memakai kostum unik dan terdapat makanan dan minuman yang melimpah.
2. Austria
Di Austria, bukan Sinterklas yang membawa hadiah Natal melainkan Christkind atau Anak Kristus. Anak-anak di beberapa daerah di negara ini melemparkan surat Natal ke perapian untuk mewujudkan keinginan mereka.
Baca Juga: Ibadah Malam Kudus di Kota Jayapura, Satu Gereja Dikawal 10 Polisi
St. Nicholas yang ramah dan teman jahatnya, Krampus, akan datang ke rumah untuk memberikan hadiah berupa permen, kacang-kacangan, dan apel kepada anak yang berperilaku baik dan memberikan nasehat untuk anak-anak nakal.
5 Desember merupakan Hari Krampus, di mana orang-orang berdandan menggunakan kostum yang menakutkan yang terbuat dari kulit domba, memakai topeng dengan tanduk kambing.
3. Swedia
Setiap Natal di kota Gävle, Swedia, orang-orang mendirikan Gävle Goat atau Kambing Gävle, patung kambing raksasa yang terbuat dari jerami.
Kisah Gävle Goat dimulai pada 1966 ketika muncul ide untuk merancang kambing jerami raksasa dengan tujuan untuk menarik pelanggan ke toko-toko dan restoran di kota bagian selatan. Kambing besar itu ditempatkan di Castle Square di Gävle.
Sejak itu, Gävle Goat telah menjadi simbol Natal yang ditempatkan di tempat yang sama setiap tahunnya dan berhasil masuk ke Guinness Book of Records pada 1985 sebagai kambing jerami terbesar di dunia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Sabotase di Pesisir Kalianda: Saat Parang Mengincar Mangrove Pantai Aruna
-
Gerak-gerik Mencurigakan, 2 Pemuda Langsung Digeledah Warga Rajabasa: Hasilnya Mencengangkan!
-
Misi Gula Tanpa Impor: Siasat Rp1,7 Triliun Amran Sulaiman di Jantung Tebu Lampung
-
Eks Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Divonis 5 Tahun: Wajib Ganti Rp7,8 Miliar
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Dirut BRI Hery Gunardi Raih Penghargaan Bakti Koperasi Pradana Nayaka