Ia sempat membagi paket nasi siap saji kepada anak-anak, kemudian Jokowi beralih ke tenda berisi pengungsi dewasa serta membagikan paket sembako.
Dari sana, Jokowi menuju tenda lainnya yang berisi keluarga korban meninggal dunia akibat awan panas guguran Gunung Semeru, untuk menyerahkan santunan.
Jokowi lalu ke tenda keempat yang berisi relawan dan petugas gabungan sekaligus memberi semangat untuk menangani serta membantu korban terdampak.
Pada kesempatan tersebut, Jokowi juga sempat mendengarkan laporan dari Bupati Lumajang Thoriqul Haq yang didampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.
Selama sekitar satu jam berada di posko pengungsian, Jokowi kemudian melanjutkan perjalanan untuk meninjau lokasi terdampak awan panas guguran di Jembatan Besuk Koboan atau yang lebih dikenal Geladak Perak di Kecamatan Pronojiwo.
Sementara itu, di tengah perjalanan mobil Presiden berhenti tepat di depan Masjid Nurul Huda yang tidak jauh dari perbatasan antara Pronojiwo dan Sumberwuluh.
Di halaman masjid yang dijadikan posko pengungsian tersebut, Jokowi menyempatkan berbincang sejenak dengan warga sekaligus memberi bantuan paket sembako. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
BRImo Taiwan Hadir, BRI Dorong Inklusi Keuangan bagi Pekerja Migran Indonesia
-
Jaringan Aktivis 98 Lanjutkan Gerakan Warga Peduli Warga di Lampung
-
673 Hektare Lahan Way Kambas Hangus, Petugas Padamkan Api Hanya Berbekal Gepyok Kayu
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi
-
Pemkot Bandar Lampung Sambut Baik Rencana Guru PPPK Ditarik ke Pusat