SuaraLampung.id - Pelaknsanaan muktamar ke-34 Nadhatul Ulama atau NU hendaknya dipercepat, dan sudah tidak bisa ditawar lagi. Hal ini diungkapkan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Nusa Tenggara Barat (NTB) Prof Masnun Tahir.
Dia mengungkapkan penyelenggaraan Muktamar Nahdlatul Ulama yang diagendakan di Lampung, sudah tidak bisa ditawar dan mesti disegerakan.
"Dari awal kami mendukung pelaksanaan muktamar ini dan dilaksanakan secepat mungkin," kata Prof Masnun pada konferensi pers PWNU se-Indonesia dalam menyongsong Muktamar Ke-34 yang diselenggarakan secara virtual, di Jakarta, Minggu.
Desakan dari 27 PWNU se-Indonesia agar Muktamar NU segera dilaksanakan merupakan suara dari arus bawah.
Prof Masnun mengatakan, juga telah berkirim surat ke Pengurus Besar NU agar konferensi besar segera mengambil mandat, sehingga menentukan soal pengurus wilayah.
"Itu sudah ada 19 pengurus wilayah yang berkirim surat dan yang lainnya masih berproses," ujar dia.
Pada intinya, kata dia, 19 pengurus wilayah yang telah berkirim surat tersebut meminta kepada konferensi besar untuk memastikan soal muktamar ke-34.
"Jadi, ini bentuk soliditas dari wilayah untuk menyelenggarakan muktamar tahun ini," ujarnya lagi.
Dia mengatakan jika muktamar diundur, maka akan menimbulkan rasa ketidakpercayaan dari pengurus cabang maupun pengurus wilayah.
Baca Juga: Belum Semua Warga Pulau Terluar di Lampung Mendapat Vaksinasi COVID-19
Perkembangan terbaru, ujar dia, lebih dari 400 pengurus cabang sudah siap untuk menyelenggarakan muktamar di Lampung.
Sebagai tambahan informasi, pada 25 dan 26 September 2021 konferensi besar NU telah menetapkan Muktamar Ke-34 NU pada 23 hingga 25 Desember 2021.
Apabila terjadi sesuatu hal yang menghalangi pada tanggal tersebut, maka keputusan diserahkan kepada PBNU. Selain itu, para pejabat Rais Aam telah bersurat ke panitia muktamar agar bekerja dalam penyelenggaraan dengan waktu 17 Desember 2021. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
-
Muktamar ke-34 NU Belum Jelas Digelar Kapan, Ini Tanggapan Gus Ipul
-
Jelang Muktamar, Kiai Muda Pesantren: Regenerasi Sangat Penting Sambut 100 Tahun NU
-
Buka Muktamar Rabithah Alawiyah, Wapres Ma'ruf Amin Ajak Ulama Jangan Terjebak Kekuasaan
-
Wakil Presiden Ma'ruf Amin Diminta Turun Tangan Selesaikan Kisruh Muktamar NU
-
Tiga Tokoh NU Desak Wapres Maruf Amin dan Jusuf Kalla Pertegas Kepastian Muktamar NU
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan
-
Injak Kepala Teman hingga Tewas, Pelarian Buronan Pringsewu Kandas di Tangan Tekab 308
-
Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah
-
Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik
-
Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot