SuaraLampung.id - Ibu Nirina Zubir menjadi korban penipuan yang dilakukan asisten rumah tangganya (ART) sendiri Riri Khasmita.
Riri Khasmita mengambil alih aset ibu Nirina Zubir berupa lahan dan bangunan senilai Rp 17 miliar.
Riri Khasmita sendiri sudah dipenjara. Tidak sendiri ada empat orang lain yang dijadikan tersangka penipuan ibu Nirina Zubir. Salah satunya adalah suami Riri Khasmita bernama Endrianto.
Terkini Nirina Zubir mengungkap fakta baru mengenai mantan ART ibunya Riri Khasmita dan suami.
Nirina Zubir mendapat pesan langsung atau DM di Instagram dari salah satu orang yang mengaku sebagai korban Riri Khasmita dan suami.
Orang itu mengaku tinggal di Kabupaten Pringsewu, Lampung. Menurut orang ini, Riri sudah banyak menipu warga di Pringsewu.
"Riri dan suaminya itu juga telah menipu suami saya. Dia kabur dari Pringsewu Lampung, banyak nipu orang di sini terus kabur," isi DM seorang ke Nirina Zubir.
Menurut wanita asal Pringsewu ini, Riri Khasmita menipu suaminya dengan kerugian sebesar Rp 8 juta di tahun 2007.
Kasusnya pun serupa dengan kasus ibu Nirina Zubir yaitu penipuan masalah tanah.
Baca Juga: Kasus Mafia Tanah, PPAT Segera Temui Nirina Zubir
"Jadi Nirina bisa jadikan kasus dia di Lampung jadi memberatkan hukuman dia, karena dia juga ada nipu kasus tanah di Pringsewu," tulis wanita tersebut.
Isi DM wanita yang mengaku jadi korban Riri ini diunggah Nirina Zubir di Instagram Storynya dan diunggah ulang akun Lambe Turah Official.
Warganet asal Lampung ramai mengomentari postingan Nirina Zubir yang diposting ulang @lambeturah_official.
"Ngisin ngisin ni wong Lampung ae mbak mas," tulis salah satu warganet.
"bener banget mba...aku jga wong lampung...merasa isin iki" ujar warganet.
"Malu2in org lampung aja!!!!!!" tulis warganet lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
Terkini
-
Bawa Kabur Gadis Bawah Umur Tengah Malam Lalu Sebar Videonya, Pemuda di Mesuji Diciduk Polisi
-
Tilap Duit Kasus, Oknum Advokat di Metro Ditangkap Usai Tipu Klien Puluhan Juta
-
Wajah Baru Bandar Lampung: Proyek Jalan Beton dan Trotoar Megah Dikebut!
-
Petaka Menu MBG di SDN 3 Kedaloman Tanggamus: Puluhan Anak Alami Muntah
-
2 Tahun Buron Usai Tembak Warga, Tamong Tewas Diterjang Peluru Polisi Akibat Melawan Pakai Celurit