SuaraLampung.id - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror menggeledah rumah terduga teroris DRS (45) di Pekon Klaten, Gading Rejo, Pringsewu pada Kamis (4/11/2021).
DRS ditangkap aparat Densus 88 di rumahnya di Pringsewu karena diduga terkait dengan jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI).
Rumah DRS di Pringsewu, yang digeledah Densus 88 dijadikan sebagai kantor cabang Lembaga Amil Zakat Baitul Maal Abdurrahman bin Auf (LAZ BM ABA) Pringsewu.
Dari hasil penggeledahan, Tim Densus 88 kembali menyita ratusan kotak amal, setelah sebelumnya di Kantor LAZ BM ABA di Way Halim Bandar Lampung menyita 791 kotak amal dari berbagai ukuran.
Selain kotak amal, sejumlah dokumen, baju organisasi, spanduk, buku-buku agama, papan tulis, dan barang lainnya. Selain itu, Tim Densus 88 juga menyita berbagai barang berharga, yang disinyalir untuk penyebaran paham radikalisme dan terorisme.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, penggeledahan ini terkait dengan pengembangan ratusan kotak amal sebelumnya, yang diamankan di Way Halim Bandar Lampung.
"Iya benar, hari ini ada kegiatan tim Densus 88 di Pringsewu terkait kotak amal," kata Kombes Zahwani Pandra Arsyad dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Penggeledahan ini dilakukan, karena masih ada ratusan kotak amal yang disinyalir menjadi sumber pendanaan aksi terorisme.
Ada dugaan uang kotak amal yang sempat tersebar di minimarket dan tempat publik, digunakan untuk pendanaan aksi teror oleh Jemaah Islamiyah (JI).
Baca Juga: Densus 88 Sita Ratusan Kotak Amal Diduga Jadi Sumber Biaya Terorisme
"Aktivitas Densus 88 sejak akhir pekan kemarin, tidak lepas dari penangkapan sejumlah terduga teroris di Lampung. Jadi Tim Densus 88 idak pernah lelah dalam pengejaran para pelaku terorisme di Lampung,” ujar Pandra.
Disisi lain, Pandra menyebut, yayasan ini memiliki aset yang cukup banyak yang sering dipakai, untuk melaksanakan aksi-aksi radikalisme dan terorisme.
Sebelumnya Tim Densus 88 menggeledah salah satu rumah di Jalan Mahoni I, LK I, RT 06, Way Halim Permai, Way Halim, Bandar Lampung yang disinyalir untuk penggalangan dana terorisme.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Horor di Surga Selancar: Turis Kanada Dilecehkan, Citra Wisata Pesisir Barat Dipertaruhkan
-
Gadis Lampung Tengah Dihamili Ayah Kandung, Alami Kekerasan Sejak SD
-
Batal Cuan 50 Juta! Sayembara Tangkap Tapir di Mesuji Resmi Dicabut, Ini Alasannya
-
Pemkot Bandar Lampung Terjunkan Tim Audit, Wajib Pajak Bandel Langsung ke Jaksa
-
Muslihat Buang Air Kecil: Petaka Kencan Facebook Berujung Perampokan di Lampung Tengah