SuaraLampung.id - Guna mempercepat pelayanan masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung akan membentuk layanan terpadu satu atap (LTSA).
Rencana pembentukan LTSA ini diungkapkan Kasi Penempatan Tenaga Kerja, Dinas ketenagakerjaan Pemprov Lampung Eko Heru Misgiyanto.
Ia mengatakan bahwa nanti dalam LTSA tersebut akan banyak instansi terkait di dalamnya untuk mempermudah pelayanan seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan lainnya terkait pemenuhan dokumen.
"Selama ini mungkin terlalu sulit dalam pemenuhan data PMI, maka kami siapkan disdukcapilnya di LTSA," kata dia dikutip dari ANTARA.
Kemudian, ujar dia lagi, LTSA ini juga nantinya akan melayani penyiapan shelter atau tempat penampungan bagi masyarakat yang akan bekerja di luar negeri, sehingga mereka tidak perlu lagi menyewa hotel atau pulang kampung untuk menunggu keberangkatannya.
"Jadi bila mereka butuh tempat ke depan akan disiapkan, sehingga tidak ada beban biaya lagi. Proses lainnya seperti pembekalan akhir pemberangkatan (PAP) terkait hak dan kewajiban PMI dan pengguna itu kami siapkan juga di LTSA," kata dia.
Dia juga mengatakan bahwa pihaknya pun akan membuat satuan tugas (satgas) pemberantasan PMI nonprosedural sebab praktik-praktik seperti demikian masih banyak terjadi di provinsi ini, sehingga dukungan dari stakeholder terkait pun dibutuhkan dalam permasalahan tersebut.
"Termasuk pendampingan terhadap PMI purna. Karena kebanyakan PMI yang berangkat ke luar negeri itu-itu saja karena menerima tidak memiliki keahlian, maka kami juga mengajak stakeholder terkait untuk sama-sama merumuskan kebijakan pendampingan dan bersama memikirkan nasib PMI terutama yang purna," kata dia. (ANTARA)
Baca Juga: Video Dikeroyok Begal Ternyata Rekayasa, Ini Pengakuan Ustaz Nasihin
Berita Terkait
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
2 Tahun Buron Usai Tembak Warga, Tamong Tewas Diterjang Peluru Polisi Akibat Melawan Pakai Celurit
-
Viral Dituding Bangun Kopdes di Tengah Hutan Jalur Trabas, Peratin di Lambar Buka Suara
-
Coba Tebas Polisi Pakai Laduk, Residivis 19 Tahun di Lampung Tengah Roboh Ditembus Timah Panas
-
Geger Karhutla Way Kambas Meluas, BPBD Buka Suara Soal Nasib Kandang Gajah
-
Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala