SuaraLampung.id - Komedian Tukul Arwana sempat menjalani perawatan di rumah sakit akibat pendarahan otak yang dialaminya.
Kondisinya berangsur pulih, Tukul Arwana diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan.
Pemulihan Tukul Arwana disebut-sebut bisa menghabiskan waktu setahun hingga dua tahun agar bisa beraktivitas normal.
Namun, melihat perkembangannya sebulan usai operasi yang sudah bisa mengunyah dan bergumam, diharapkan pemulihan bisa lebih cepat.
Beredar kabar Tukul Arwana sampai menghabiskan dana miliaran rupiah untuk pengobatannya.
Disinggung hal itu, manajer Tukul Arwana, Rizki Kimon, memberi jawaban mengambang. Yang jelas, sejauh ini biaya yang dibutuhkan masih bisa dipenuhi.
"Hehehe, kita nggak bisa ngomong berapa ininya ya, biaya dan lain-lain, yang pasti masih bisa tercover dari keluarga," kata Rizki Kimon di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Senin (25/10/2021).
Kimon tak menampik biaya yang dikeluarkan cukup besar. Namun, dia bersyukur hal itu tak sampai membuat bosnya menjual aset.
"Kalau biaya sih pasti mahal tapi kalau sampai menjual apa sih nggak," ujar dia.
Baca Juga: Tukul Arwana Diduga Habiskan Miliaran Rupiah untuk Berobat, Tak Sampai Jual Aset
Kimon menyebut, selain uang pribadi Tukul Arwana, keluarga besar komedian itu pun turut membantu. Karenanya, pihaknya berharap rezeki untuk pengobatan selalu ada sampai sembuh.
"Keluarga besar Mas Tukul masih bisa mengcover beliau sampai sembuh insyaAllah," ucapnya.
"Insyaallah kita ada rezekinya nggak sampai jual-jual (aset) beliau udah sembuh," kata dia lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Atasi Kekeringan dan Gagal Panen, Pemprov Lampung Siapkan Skenario Hujan Buatan
-
Lindas Pria di Kolong Truk, Sopir Ini Santai Pindahkan Jasad Lalu Isi BBM ke SPBU
-
Gunung Anak Krakatau Menggeliat, Abu Vulkaniknya Mulai Bikin Warga Pulau Sebesi Sesak Napas
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan
-
Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan dengan Luka Bekas Lindasan Ban di Bypass Bandar Lampung