SuaraLampung.id - Bubarnya band NAIF membuat sedih banyak penggemar dan para musisi tanah air.
Untuk menghormati keberadaan band NAIF selama menghiasi dunia musik Indonesia, para musisi berkolaborasi membuat karya persembahan untuk NAIF.
Diskoria, Ardhito Pramono dan Isyana Sarasvati persembahkan lagu "Yth: NAIF" bagai bentuk penghormatan terhadap grup band NAIF yang menyatakan diri bubar pada awal 2021.
Lagu ini ditulis oleh Ricky Surya Virgana dari White Shoes and The Couples Company bersama Arif Fauzan dari Irama Pantai Selatan.
"Yth: NAIF" kemudian dinyanyikan oleh Isyana Sarasvati dan Ardhito Pramono dengan Diskoria bersama Ricky menjadi produser. Lagu tersebut juga turut melibatkan Gilang Gombloh serta Adjis Doaibu sebagai perwakilan KawaNAIF.
"Seberapa penting proyek ini untuk kami? Sama pentingnya dengan menggambarkan sejarah yang juga kami alami pada jejak langkah kami dulu," ujar Fadli Aat dari Diskoria melalui keterangan resminya dikutip pada Minggu.
"Sejarah tumbuh dengan lagu-lagu NAIF yang saya rasa sangat komplet tema-temanya menemani masa muda kami. Dan sepenting itu juga memilih kolaborator yang menurut kami cocok meneruskan tongkat estafet soal rasa yang kami punya dulu, lewat Isyana dan Ardhito," lanjutnya.
Bagi Diskoria, ini bukan lagu penghormatan pertama yang mereka kerjakan untuk musisi lain. Sebelumnya, mereka berkolaborasi dengan Lale, Ilman, Nino, dan Eva Celia merilis lagu berjudul "C.H.R.I.S.Y.E". Kini lewat "Yth: NAIF", Diskoria berharap bahwa karya-karya NAIF dapat terus dirayakan.
"Analoginya kita seperti memberi hadiah kepada NAIF atas karya-karyanya yang sudah menginspirasi kita semua. Harapan kita lainnya, untuk teman-teman lain yang mendengarkan NAIF terwakilkan perasaannya," kata Merdi Simanjuntak dari Diskoria.
Baca Juga: Jarwo Menilai Hengkangnya David, Pepeng dan Emil Dari Naif karena Egois
Dalam proses produksi musik, Ricky melibatkan John Navid (White Shoes And The Couples Company) pada drum, Warman Nasution pada gitar, Doni Joesran pada keyboard, Harry Winanto pada flute, dan Rolanda Sasongko pada violin.
Bagi Ricky mengerjakan proyek ini adalah sebuah kehormatan, mengingat bagaimana dia tumbuh bersama karya-karya NAIF.
"Di masa-masa SMA dulu besar dengan lagu-lagu NAIF, terutama dari tiga album pertama NAIF. Lumayan mengisi hari-hari gue dan gue terinspirasi dari aransemen lagu-lagunya, visual yang ditawarkan, sampai video klip yang mereka buat," kata Ricky.
Lebih lanjut Ricky menambahkan, "Mereka memberi warna baru dengan segala kemasan yang mereka berikan dan performance mereka. Rasanya belum ada lagi sampai sekarang band yang menampilkan pertunjukan seperti NAIF."
"Yth: NAIF" dirilis pada 22 Oktober 2021 dan dapat didengar melalui seluruh platform musik digital. Tanggal 22 Oktober dipilih bertepatan dengan ulang tahun NAIF. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Evakuasi Dramatis Pemuda yang Memanjat Menara Telekomunikasi di Way Kandis
-
Gondol Rp322 Juta Lewat Pinjaman Fiktif, Eks Kolektor Koperasi di Pringsewu Tertangkap Jadi Satpam
-
Jejak Geng Kelelawar Ulu Belu: 30 Kali Bobol Toko Hingga Kotak Amal, 4 Tersangka Diringkus
-
Skandal Faktur Pajak Fiktif Berujung Bui di Lampung
-
Kepala Toko Ikan Asin di Lampung Tengah Gondol Rp176 Juta di Brangkas, Berakhir di Penjara