SuaraLampung.id - Kehadiran Rachel Vennya dan Salim Nauderer di Polda Metro Jaya pada Kamis (21/10/2021) lalu menjadi perhatian para wartawan.
Para wartawan yang sudah berkumpul di Polda Metro Jaya menunggu momen kedatangan Rachel Vennya.
Begitu Rachel Vennya tiba, para wartawan langsung menyerbunya. Mereka tampak berebut mengambil gambar dan video Rachel Vennya.
Aksi para wartawan saat meliput Rachel Vennya mendapat kritikan dari artis Kesha Ratuliu.
Baca Juga: Celine Evangelista dan Stefan William Cerai, Jessica Iskandar - Vincent Verhaag Menikah
Melalui Instagram Story, Jumat (22/10/2021), Kesha Ratuliu menyoroti aksi beberapa wartawan yang teriak dengan kata-kata tidak pantas untuk Rachel Vennya. Menurut Kesha, tak seharusnya wartawan melakukan tindakan tersebut.
"Aku nggak membela, perbuatan Kak Rachel memang salah. Tapi apapun kesalahannya, membully, apalagi sampai membuat hoax yang tidak dibenarkan," tulis Kesha Ratulis sekaligus membagikan video unggahan Sarah Keihl.
"Dia sudah menjalani proses yang memang harus dia jalani kok. Kalau kalian mau ikut campur dalam masalah ini silakan. Tapi dengan mencaci bahkan membuat hoax hanya demi konten semata, plis netizen Indonesia, menyikapi masalah jangan kayak orang nggak sekolah," kata Kesha Ratuliu melanjutkan.
Tidak itu saja, Kesha Ratuliu juga menyoroti kerumunan wartawan yang bedesak-desakan saat meliput Rachel Vennya. Keponakan artis Mona Ratuliu menyayangkan kejadian tersebut, karena masih berada di dalam kondisi pandemu.
"Teman-teman wartawan, aku tahu kok kalian ngerjain tugas kalian. Tapi dengan desak-desakan sampai kayak gitu kalian tuh nggak dapat apa-apa juga kan? Mau syuting pori-pori Kak Rachel apa gimana, sampai dekat-dekat begitu," ucap Kesha Ratuliu dengan emoticon sedih.
Baca Juga: Dilakukan Rachel Vennya, Ini 5 Manfaat Detoks Media Sosial
"Malah yang kesyuting juga rambut atau tangan orang lain, bukan dapat berita yang kalian inginin ga sih," katanya menambahkan.
Berita Terkait
-
Daihatsu Xenia Jadi Barang Bukti Pembunuhan Wartawan di Banjarbaru
-
KSAL Pastikan Proses Transparan, TNI AL Terduga Pembunuh Jurnalis Juwita Bakal Dihukum Berat
-
Ngikan di Bawah Baba Rafi: Hendy Setiono Bicara soal Perbedaan Visi dengan Okin
-
Gegara Chat Nyasar, Rencana AS Serang Yaman Bocor ke Wartawan
-
Kisah Wartawan Senior Piter Rohi Pernah Dikirimi Kepala Manusia saat Meliput PETRUS
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Talud Ambruk Picu Banjir di Campang Jaya, Pemkot Bandar Lampung Gercep Perbaiki
-
Puncak Arus Balik Diprediksi 5-7 April 2025, Ini Strategi Polda Lampung Antisipasi Kemacetan
-
Libur Lebaran di Lampung Selatan: Pantai Padat, Buaya Gentayangan
-
Tragedi Pantai Umbar Tanggamus: Ayah Hanyut Ditemukan Meninggal, Anak Selamat dari Maut
-
Strategi Polisi Antisipasi Kemacetan pada Arus Milir di Pelabuhan Bakauheni