Sementara itu, Kepala Desa Braja Asri, Darusman mengatakan, dari peristiwa alam (petir) tersebut dua meninggal dunia, tujuh mengalami luka ringan seperti terbakar. Kata Darusman semua warganya yang tersambar petir berdomisili di Dusun V.
"Kami dapat kabar pukul 11.00, langsung menuju dusun V, tentu untuk melakukan takziah dan menyiapkan beberapa peralatan seperti tempat mandi jenazah dan tarup ala kadarnya".Kata Darusman.
Lanjutnya, Kedua jenazah korban Sambaran petir itu, dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Desa Braja Asri, dan sampai saat ini pukul 14.00 masih warga masih menunggu selesainya penggalian makam.
"Yang pasti sore nanti sudah dimakamkan, sementara dengan yang luka luka kami belum memantau, masih berada di Puskesmas dan Rumah Sakit Permatahati," katanya.
Berikut nama-nama korban sambaran petir:
Suhardi (45)
Maksum (37)
Warsono
Selamet
Sumardi
Ahmadi
Agus
Juli
Poniman
Kontributor: Santo
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan
-
Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat
-
Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup
-
Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun
-
3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu