SuaraLampung.id - Lari adalah salah satu cabang olahraga atletik yang paling umum dikenal, selain praktis, juga terjangkau karena tidak banyak alat khusus yang digunakan. Ada macam-macam lari yang sering muncul dalam berbagai ajang perlombaan.
Selain masuk dalam cabang lomba, lari juga sering dijadikan olahraga pemanasan yang paling ringan. Mengingat banyak sekali manfaat dari lari, mulai dari menurunkan berat badan dengan lebih cepat hingga menguatkan otot kaki. Ada beberapa jenis lari sesuai jarak tempuhnya.
Macam-Macam Jarak dalam Olahraga Lari yang Perlu Diketahui
Kegiatan olahraga lari yang praktis sangat disukai oleh banyak orang dibandingkan olahraga di gym. Anda bisa lari di mana saja, baik itu di lapangan, di lingkungan sekitar rumah maupun di dalam ruangan menggunakan treadmill.
Hanya saja kegiatan lari yang dilakukan oleh orang awam berbeda dengan lari pada cabang olahraga atletik. Setiap jenis lari memiliki start yang berbeda, sehingga para atlet perlu memahami betul soal macam-macam lari . Ini dia penjelasannya!
1. Lari Sprint
Pada saat masih di bangku sekolah sampai SMA, lari sprint merupakan salah satu jenis lari yang paling sering dilakukan. Guru olahraga pasti akan memasukan lari sprint dalam kurikulum dan setiap siswa akan dites kecepatannya dalam lari ini.
Lari sprint memiliki jarak 100 meter dan bisa dibilang termasuk kategori lari jarak pendek. Karena jaraknya yang pendek, bukan berarti lari ini termasuk mudah. Para pelari harus bisa memaksimalkan kekuatannya dan berpacu dengan waktu yang singkat.
2. Lari Jarak Pendek
Jenis yang kedua adalah lari dengan jarak pendek. Lari yang memiliki jarak tiga macam yaitu 100 m, 200 m, dan 400 meter. Semua pelari jarak pendek juga akan mengandalkan kekuatan serta kecepatan penuh untuk sampai ke garis finish.
Pemenangnya adalah mereka yang mampu meraih waktu paling singkat. Selama berlari, ada banyak teknik yang juga akan dinilai dalam perlombaan. Oleh karena itu, lari jarak pendek hingga kini masih sering diperlombakan.
Trik dalam berlari jarak pendek adalah mengeluarkan tenaga yang lebih besar di awal untuk bisa mencapai waktu tercepat.
3. Lari Jarak Menengah
Setelah lari jarang pendek, ada juga jarak menengah dengan jarak 800 meter hingga 1500 meter. Teknik yang digunakan dalam lari ini sedikit berbeda karena pelari tidak harus mengeluarkan kekuatan penuh di awal.
Baca Juga: Pengertian, Asal Usul dan Jenis Cabang Olahraga Atletik yang Perlu Diketahui
Demi mendapatkan kecepatan yang stabil dan tidak cepat lelah, pelari harus menggunakan gerakan yang menumpu pada ujung tumit sambil menolakkan tapakan dengan ujung kaki. Jika lari pendek biasa dimulai dengan jongkok, lari jarak ini justru berdiri.
Tenaga yang dikeluarkan pun tak perlu dimulai dari awal karena pelari bisa kehabisan napas saat menempuh jarak yang cukup panjang. Justru, kekuatan penuh perlu dikeluarkan saat hendak sampai ke garis finish.
4. Lari Jarak Jauh
Istilah lari jarak jauh yang sering digunakan adalah marathon. Pelari harus bisa menempuh jarak 3.000 meter, 5.000 meter, sampai 10.000 meter. Bahkan, pada beberapa perlombaan lari, jarak yang ditempuh sampai melewati negara lain.
Kunci utama keberhasilan dari lari marathon bukanlah mengeluarkan tenaga sekuat-kuatnya, melainkan kemampuan dalam mengatur napas. Jarak yang sangat jauh tidak sekedar membutuhkan tenaga tetapi juga mental.
Oleh karena itu, pada perlombaan lari marathon biasanya disiapkan titik-titik pemberhentian untuk membantu pelari yang tak sanggup melanjutkan hingga garis finish. Lari marathon juga merupakan ajang perlombaan yang cukup besar dan banyak peminatnya.
5. Lari Sambung
Tidak semua jenis lari adalah kegiatan individu. Ada juga lari sambung atau yang lebih dikenal dengan estafet. Jenis lari ini membutuhkan empat orang dan juga sering menjadi satu materi utama dalam kurikulum sekolah.
Berita Terkait
-
Pengertian, Asal Usul dan Jenis Cabang Olahraga Atletik yang Perlu Diketahui
-
PON XX Papua 2021: 29 Cabang Olahraga Telah Rampung Diselenggarakan
-
Tak Hanya Menurunkan Berat Badan, Ini Manfaat Lain Olahraga Lari
-
5 Manfaat Olahraga Lari, Latihan Kekuatan Kaki Jadi Kunci Kesehatan Otak!
-
Atlet Dayung Sumbang Emas Perdana untuk Riau di PON Papua
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Putus Candu Impor, Lampung Siapkan 870 Hektare Lahan Demi Target Swasembada Bawang Putih 2029
-
Umpan Lowongan Kerja: Pria di Tulang Bawang Cekoki Miras dan Cabuli Remaja Lekaki 15 Tahun
-
Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau
-
Gerebek Kamar Hotel di Pringsewu: Pria Asyik Main Judol Saat Kekasih Nyabu
-
Tiga Kali Mangkir Berujung Borgol: Sekda Lampung Tengah Ditahan Polda Lampung Usai Diperiksa 9 Jam