SuaraLampung.id - Rambut kemaluan ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan.
Meski letaknya tersembunyi pada area sensitif, rambut kemaluan juga berperan penting untuk kesehatan area kelamin.
Dikutip dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (Perdoski), sedikitnya ada tujuh manfaat rambut kemaluan. Di antaranya:
1. Melindungi area kelamin dari benturan hingga infeksi
Rambut kemaluan memiliki fungsi bantalan sehingga melindungi kelamin dari benturan saat berolahraga seperti bersepeda, serta menghadang masuknya jamur dan benda asing lainnya yang bisa menyebabkan infeksi.
2. Mengurangi risiko penularan Infeksi Menular Seksual (IMS)
Mencukur bulu kemaluan meninggalkan sedikit luka yang membuat infeksi lebih cepat menyebar. Adanya bulu kemaluan setidaknya membuat perpindahan infeksi jadi lebih sulit.
3. Melindungi gesekan saat berhubungan intim
Seperti rambut lainnya, rambut kemaluan juga memproduksi minyak alami yang berfungsi sebagai pelumas kulit sehingga dapat mengurangi gesekan saat berhubungan intim.
4. Mencegah iritasi kulit
Tanpa bulu kemaluan, kulit kelamin bersentuhan langsung dengan pakaian yang dikenakan dan menimbulkan gesekan dari pergerakan tubuh. Adanya rambut kemaluan menjaga area kulit kelamin dari gesekan yang bisa menimbulkan ruam, memerah bahkan iritasi.
5. Memberi kehangatan
Bulu-bulu di area genital juga berfungsi untuk menjaga suhu pada bagian kelamin agar tetap hangat.
6. Menyerap keringat
Saat berolahraga, area kelamin pun berkeringat dan bisa membuat celana tampak basah. Biarkan rambut kemaluan tumbuh dan melakukan tugasnya untuk menyerap keringat.
Baca Juga: TERBARU Info Vaksin Surabaya Hari ini 13 Oktober dengan Sinovac, Bawa KTP
7. Sebagai simbol dari proses kematangan seksual (pubertas)
Tumbuhnya rambut memilki arti bahwa seseorang sedang menjalani proses di mana organ kelamin memiliki fungsi-fungsi seksual. Oleh karena itu, kesehatannya perlu senantiasa dijaga.
Meski begitu perlu juga diketahuk bahwa tidak mencukur bulu kemaluan bukan berarti membiarkannya tumbuh tanpa perawatan.
Kesehatan dan kebersihan rambut kemaluan harus tetap dijaga agar fungsi utamanya tetap berjalan baik.
Rambut kemaluan tetap perlu dicukur sesekali menggunakan gunting, tapi sisakan 1-2 cm agar kesehatan area kelamin tetap terlindungi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan
-
Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat
-
Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup
-
Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun
-
3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu