Pemulangan Jenazah Perlu Waktu Lama
Proses pemulangan jenazah Evi memerlukan waktu yang lama.
Koordinator Perlindungan dan Pemberdayaan BP3TKI Provinsi Lampung, Waydinsyah mengatakan, ini dikarenakan Evi meninggal dalam kondisi tidak wajar.
Saat ini pihak BP3TKI Lampung masih menelusuri penyebab Evi melompat dari lantai 11 hotel di Taiwan.
Informasi penyebab terjatuhnya Evi dari ketinggian lantai 11, masih simpang siur, tidak sengaja atau sengaja melompat (bunuh diri) ini masih menjadi penyelidikan kami," kata Waydiansyah.
Jika penelusuran sudah rampung, maka kata Waydiansyah, perwakilannya di Taiwan baru berani memberikan keterangan berita acara pemulangan jenazah, terkait kepastian penyebab meninggalnya Evi. Selain itu pandemi Covid 19 juga menjadi penyebab lamanya waktu proses pemulangan jenazah PMI.
"Memang informasi penerbangan Taiwan - Indonesia sudah dibuka, namun katanya tidak seperti sebelum terjadi wabah Covid 19, " kata Waydiansyah.
Terkait status Evi. Waydiansyah menyebut Evi berangkat dengan status resmi pada 2019. Namun setelah menjalani satu tahun Evi melarikan diri. Sehingga waktu peristiwa nahas itu terjadi status Evi ilegal.
Status Evi ini berdampak pada pemberian asuransi. Karena meninggal berstatus ilegal, pihak keluarga Evi kemungkinan tidak mendapat asuransi.
Baca Juga: Alami Cedera saat Lawan Taiwan, Begini Kondisi 3 Pemain Timnas Indonesia Sekarang
"Yang dialami Evi ini, posisi saat meninggal statusnya tidak resmi, tapi masa kontrak kerja masih. Artinya kami masih bisa memperjuangkan asuransinya," tegas Waydinsyah.
Catatan BP3TKI Provinsi Lampung, pekerja migran asal Lampung yang meninggal dalam kurun waktu 10 bulan terakhir berjumlah 16 orang.
Jumlah ini tercatat karena kepulangan jenazah 16 orang itu difasilitasi BP3TKI Lampng. "Kemungkinan ada juga yang meninggal tapi proses pemulangan tidak lewat kami," katanya.
Kontributor: Santo
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
Terkini
-
Tragedi di Kebun Abung Semuli: Jilbab Robek Disabet Badik, Begal Sadis Ini Akhirnya Tumbang
-
Kepulangan Ibu yang Berujung Tangis: Sang Anak Dihabisi Masa Depannya di Kandang Kambing
-
BRI: Srikandi Pertiwi Diharapkan Dapat Perkuat Semangat Perempuan untuk Terus Berkembang
-
Ditangkap di Rajabasa, Jejak Kelam Pencuri Motor yang Tukar Hasil Kejahatan dengan Sabu
-
Sengit! Dominasi ITB dan IPB di Bursa Rektor Itera: Ini 3 Nama Kandidat