SuaraLampung.id - Komika Tretan Muslim ternyata pernah menjadi orang yang ekstrem dalam beragama.
Saking ekstremnya, Tretan Muslim sering mengajak debat teman agama lain dan memaksa untuk memeluk Islam.
Namun sikap ekstrem Tretan Muslim ini berubah justru ketika ia melihat temannya yang beragama Nasrani.
"Ternyata dakwah kaya gini (ekstrem) ga works. Kebenaran ga bisa dipaksa," ujar Tretan Muslim dikutip dari YouTube Daniel Mananta Network.
Perubahan dalam diri Muslim dalam beragama mulai berubah ketika ia mulai bertemu dengan teman kos kakaknya beragama Kristen dan saat mengenal stand up comedy.
Muslim ketika itu mengikuti kompetisi stand up comedy di Jakarta. Di sana ia bertemu teman-teman non-Islam. Salah satunya ialah Bene Dion yang beragama Katolik.
Muslim dan Bene Dion tinggal di satu tempat kos. Ada satu hal yang membuat Muslim heran terhadap Bene Dion.
"Dia kalo makan selalu ga lupa berdoa. Saya aja kadang lupa. Tapi orang Kristen orang Katolik ga pernah seadanya doa itu. Selalu spare waktu," kata Muslim.
Waktu di Surabaya Muslim juga punya teman Kristen bernama Yoga. Setiap makan, Yoga selalu berdoa dan panjang. Penasaran, Muslim bertanya isi doanya.
Baca Juga: 5 Penghalang Terkabulnya Doa
"Ini yang luar biasa. Ternyata dia doain saya. Tapi saya kagum disitu. Ternyata orang Kristen doain saya," kata Muslim.
Yoga mendoakan Muslim mendapat berkah karena memberinya makan. "Saya bilang ke Bene dan Yoga. Kamu kafir kok baik," ujar Muslim.
Sebelumnya Muslim punya anggapan orang kafir adalah musuh. Ini karena doktrin yang ia dapat selama menimba ilmu agama.
Muslim mencari kelemahan agama Kristen untuk mendebat temannya itu. Mereka sering berdebat tentang kebenaran agama.
"Tapi intinya aku nonton (ceramah) kiai itu buat bahan debat. Begitu aku tahu dia (Yoga) doain aku, malu saya. Orang yang aku paksa. Aku datang ajak debat. Ternyata dia kalo makan doain aku. Disitulah aku malu. Disitulah aku terbuka. Ngapain terus aku maksa-maksa dia. Seakan-akan mempermalukan dia," ujar Muslim.
Sementara Yoga tidak pernah sama sekali mengajaknya masuk Kristen. Serupa juga dengan temannya Bene Dion yang tak pernah mengajak Muslim masuk Katolik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu
-
Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL
-
Niat Baik Berujung Duka: Bantu Renovasi Warung, Pria Tewas Terjatuh dari Tangga di Tanggamus
-
Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran
-
Tanggamus Diguncang Gempa, 1 Rumah di Argopeni Alami Kerusakan Ringan