SuaraLampung.id - Penyelundupan dua ekor simpanse atau siamang digagalkan aparat Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, Selasa (14/9/2021) dini hari.
Dua ekor simpanse ini hendak diselundupkan ke Pulau Jawa menggunakan bus Lorena. Beruntung aparat KSKP Bakauheni mengetahuinya.
Kepala KSKP Bakauheni AKP Ridho Rafika mengatakan, petugas tidak hanya menemukan dua ekor simpanse di bus tersebut.
Hasil pemeriksaan, polisi menemukan tiga ekor burung beo, tiga ekor burung elang, dan satu ekor burung kapas tembak. Semua burung tersebut tidak mempunyai surat dan dokumen yang sah.
"Satwa-satwa tersebut diamankan dalam giat rutin yang dilakukan di areal pintu masuk Pelabuhan Bakauheni. Satwa tersebut dimasukkan ke dalam lima kardus cokelat dan dikirim melalui Bus Lorena dengan nomor polisi B 7066 SU," kata AKP Ridho Rafika dalam keterangannya, Kamis (16/9/2021) dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Polisi memeriksa sopir dan kernet bus yang membawa satwa ilegal tersebut. Sopir bus bernama Daulat Ridwan Gultom (38) warga Karang Anyar Jawa Tengah, sementara kernet bernama Subur Rahayu warga Bogor Jawa Barat.
"Selanjutnya sopir dan kondektur dan barang bukti berupa satwa langsung diamankan ke Mako KSKP, untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Kami sedang menyelidiki pengirim paket yang beriskan satwa tersebut," ujar Ridho Rafika.
Atas hal ini, pasal yang dilanggar yakni Pasal 21 ayat (2) huruf (a) Juncto Pasal 40 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 1990 tentang KSDAE dan Pasal 88 huruf a dan c Undang-Undang RI Nomor 21 Tahun 2019 tentang karantina ikan dan hewan.
Baca Juga: Viral Hawa Panas Muncul di Lantai Rumah Warga Lampung Selatan, Handuk Basah Sampai Kering
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Usai Bacok Kepala Kampung di Lampung Tengah, Pelarian Adik Ipar Berakhir di Tangan Polisi
-
3 Tahun Terjebak 'Neraka' di Perairan Papua: Kisah Pilu ABK Lampung Selatan Korban Perbudakan
-
Baru 3 Bulan Menjabat, Sipir Muda Rutan Kotabumi Terciduk Selundupkan 40 Paket Sabu ke Lapas
-
Jejak Gelap Aipda Andi Gusman dari Mobil Panas Hingga Jerat Sabu
-
WALHI Sebut Banjir Bandar Lampung Adalah Kejahatan Ekologis Bukan Sekadar Takdir