SuaraLampung.id - Dua tersangka pencurian sepeda motor tepergok mencuri motor di Pekon Panggungrejo, Kecamatan Sukoharjo, Pringsewu, pada Rabu (8/9/2021) sekitar pukul 12.15 WIB
Satu orang berhasil lolos dari kejaran massa. Sementara satu tersangka pencurian sepeda motor tak berkutik dikepung warga Sukoharjo, Pringsewu.
Alhasil pria berinisial AH ala Jun Pecong (42) dihakimi massa Sukoharjo, Pringsewu.
Tertangkapnya pelaku ini terekam kamera ponsel warga dan beredar luas di media sosial.
Kedua pelaku diduga berusaha mencuri satu sepeda motor Honda Beat BE 5695 RN yang parkir di sampung rumah milik Reza (23) warga Pekon Panggungrejo, Kecamatan Sukoharjo, pada Rabu (8/9/2021) sekitar pukul 12.15 WIB.
"Saat ditinggal, sepeda motor itu berusaha digondol oleh pelaku," ujar Kapolsek Sukoharjo mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, Kamis (9/9/2021) dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Aksi pencurian sepeda motor itu diketahui istri korban dan langsung memberitahukan suaminya.
Mengetahui sepeda motor miliknya dituntun maling, korban langsung berteriak maling sehingga membuat para pelaku kaget dan langsung meninggalkan sepeda motor curian dan melarikan diri.
Korban bersama warga pun mengejar para pelaku. Akhirnya salah satu pelaku berhasil diamankan dan sempat diamuk massa.
Baca Juga: 20 Kali Beraksi, Pencuri Motor di Sumut Ditangkap Polisi
Sedangkan satu pelaku lain berhasil melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor.
"Sebelum diamankan AH sempat melontarkan ancaman dan menembak warga. Namun karena pelaku tidak kelihatan membawa senpi maka warga tidak takut dan langsung meringkusnya," ungkap Kapolsek.
Disampaikan Kapolsek, Setelah pelaku berhasil diamankan, diketahui bahwa AH merupakan residivis kasus curanmor.
Dia baru bebas pada 2019 setelah menjalani vonis selama dua tahun dua bulan di Lapas Way Gelang Kota Agung.
"Dalam kasus pencurian yang dilakukanya kemarin, AH berperan sebagai eksekutor pengambil barang, sedangkan rekanya ES bersiaga di atas sepeda motor sambil mengawasi situasi," terangnya.
Pelaku kembali melakukan aksi kriminalitas karena kepepet kebutuhan membayar hutang dan membeli kebutuhan sehari-hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
Terkini
-
15 Promo Indomaret untuk Ibu & Anak Awal 2026, Susu hingga Popok Diskon
-
Cek Fakta: Setelah Bertemu Tersangka Ijazah Palsu, Jokowi Dituding Intervensi Hukum?
-
7 Promo Alfamart Paling Murah Sejagat untuk Kebutuhan Harian, Tanpa Syarat Belanja
-
7 Fakta Kasus Perjalanan Dinas Fiktif DPRD Lampung Utara Rugikan Negara Rp2,9 Miliar
-
5 Fakta Viral Polisi Kejang-kejang Usai Kecelakaan di Kemiling Bandar Lampung