SuaraLampung.id - Gaji ke-13 aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung akhirnya cair.
Pencairan gaji ke-13 ASN Pemkot Bandar Lampung ini sempat tertunda beberapa bulan karena dampak pandemi COVID-19.
Sejak pandemi COVID-19, pendapatan asli daerah (PAD) Pemkot Bandar Lampung menurun.
Ini berdampak pada tertundanya pembayaran gaji ke-13 ASN Pemkot Bandar Lampung.
"Ya hari ini Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKD) tengah memproses pencairannya," kata Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Kamis (2/9/2021) dikutip dari ANTARA.
Dia mengatakan bahwa anggaran untuk membayar gaji ke 13 ASN tersebut sebesar Rp13 miliar dan akan dikirimkan langsung ke rekening masing-masing pegawai negeri sipil (PNS).
"Anggaran Rp13 miliar ini untuk membayar gaji ke-13 sebanyak 8.000 ribu ASN," kata dia.
Dia pun mengatakan bahwa keterlambatan membayar gaji ke-13 ASN tersebut disebabkan oleh pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bandar Lampung yang menurun selama masa pandemi COVID-19.
Oleh sebab itu, lanjut dia, masyarakat harus sehat dan memperketat protokol kesehatan (prokes) sehingga pandemi COVID-19 cepat hilang di kota ini dan PAD di Bandar Lampung dapat normal kembali lagi.
Baca Juga: Dialog dengan Vaksinator di Lampung, Jokowi: Kenapa Hanya 100 Orang, Kenapa Enggak Seribu?
"Ya ini kan karena COVID-19 makanya PAD kita turun, maka itu saya minta doa'nya agar pandemi ini cepat selesai sehingga tidak ada lagi keterlambatan serta semuanya lancar," kata dia.
Eva pun berharap dengan sudah dibayarkan gaji ke-13 untuk ASN ini dapat memberi tambahan semangat kepada pegawai dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebaik mungkin. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Bayi 3 Bulan Tergolek di ICU RS Kotabumi Usai Disiksa Ayah Kandung: Dipukuli hingga Digigit
-
El Nino Mengganas: BPBD Bandar Lampung Siaga 24 Jam Gempur Krisis Air di 5 Kecamatan
-
Hery Gunardi Dinobatkan Best CEO, BRI Group Raih Enam Penghargaan Global
-
Dukung Bisnis yang Makin Dinamis, BRI Hadirkan Qlola New Skin
-
Sambil Pasang CCTV, Pria di Tulang Bawang Kuras Saldo M-Banking Pelanggan